Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
INDUK Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) terus berupaya melaksanakan program digitalisasi pasar, sebagai jawaban terhadap tantangan revolusi industri 4.0 yang dihadapi pedagang pasar saat ini.
Berbarengan dengan peringatan hari kebangkitan teknologi nasional (Harteknas) 2021, Inkoppas melakukan pencanangan digitalisasi pasar, berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dan pihak terkait lainnya.
Ketua Umum Inkoppas, Yudianto Tri menjelaskan digitalisasi Pasar adalah kegiatan pelayanan pedagang pasar dengan menggunakan teknologi digital dan sebagai komplementer dari pola pengelolaan konvensional melalui kelembagaan Koperasi Pedagang Pasar (Koppas).
"Untuk mendukung pengembangan program digitalisasi kami merealisasikan perkuatan modal untuk pedagang pasar, dengan penyaluran melalui Kopas-Kopas," ujar Yudianto Tri, Rabu (18/8) dalam keterangan tertulisnya.
Ia menjelaskan pada target awal dilakukan pilotting di 5 Pasar selanjutnya diperluas ke 35 Koppas.
"Bekerjasama dengan lembaga keuangan disepakati per Koppas akan menerima alokasi 2 miliar sehingga total modal yang digulirkan mencapai Rp70 miliar," ungkap Yudianto Tri.
Ia menjelaskan untuk pilloting program ini akan dilakukan di Koppas Pondok Labu Jakarta, Koppas Blok A, Koppas Cibubur dan beberapa koppas akan menyusul sesuai dengan credit rating dan credit scoring yang sedang dikerjakan Inkoppas.
"It is not the strongest of the species that survives, nor the most intelligent, but the one most adaptable to change," tandas Yudianto Tri.
Sementara itu, Menparekraf RI Sandiaga Uno menyebutkan Inkoppas sangat tepat menjadi command centre dan membangun database sehingga big data transaksi yang terjadi di pasar-pasar bisa dikonsolidasi.
"Posisi koperasi pedagang pasar sebagai institusi finasial yang bergerak di pasar akan dapat powerful mendorong perkuatan ekonomi pedagang pasar," kata Sandiaga Uno.
Ia menyebutkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif siap berkolaborasi dengan Inkoppas untuk pengembangan digital.
"Diharapkan dengan kerjasama ini ekonomi kreatif akan semakin dapat diakselerasi dan memberikan kontribusi yang nyata bagi berkembangnya UKM dan khususnya pedagang pasar siap go digital," jelas Sandiaga Uno.
Deputi Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UMKM, Ahmad Zabadi menambahkan pihaknya mengucapkan terima kasih dan sangat mendukung program digitalisasi pasar yang dilaksanakan oleh Inkoppas dengan menggandeng berbagai stakeholder.
Direktur Utama PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Persero, Arief Prasetyo Adi, Direktur PT. Mitra BUMDes Nusantara (BUMDes), M Drajad Asmara menunggu digitalisasi pasar dapat segera terealisasi. Keduanya siap bekerjasama dalam bidang distribusi. (OL-13)
Baca Juga: Menaker: Luncurkan Program Perluasan Kesempatan Kerja Berbasis Kawasan
Kehadiran generasi muda dengan literasi teknologi tinggi dipandang sebagai faktor penentu daya saing industri nasional.
SIP melangkah dengan visi baru untuk menjadi orkestrator infrastruktur digital terpercaya di Indonesia, yang mensinergikan teknologi global dan talenta terbaik.
RENCANA Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 membuka momentum bagi keuangan syariah untuk naik kelas
APUDSI adakan Rakernas & HUT ke-1 di Jakarta, fokus konsolidasi ekonomi desa, digitalisasi produk, dan penguatan ketahanan nasional.
Sektor layanan kesehatan di kawasan Asia Pasifik, khususnya Asia Tenggara, tengah mengalami perubahan struktural yang signifikan.
Kemendikdasmen bergerak cepat dan terukur setelah capaian tahun 2024, khususnya melalui penguatan pada domain manajemen SPBE.
Sepinya pasar rakyat di Indonesia bukan semata-mata disebabkan oleh maraknya perdagangan daring, melainkan buruknya infrastruktur dan lemahnya sistem pengelolaan pasar.
Ketua Umum INKOPPAS (Induk Koperasi Pedagang Pasar), Yudianto Tri mendorong agar koperasi-koperasi pasar dapat mengelola aset bisnis yang ada di kawasan pasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved