Rabu 18 Agustus 2021, 08:43 WIB

Wagub Banten Apresiasi Suksesnya Kegiatan Merdeka Ekspor Pertanian

mediaindonesia.com | Ekonomi
Wagub Banten Apresiasi Suksesnya Kegiatan Merdeka Ekspor Pertanian

Ist/Kementan
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy melepas ekspor pertanian di Bandara Soekarno-Hatta dalam kegiatan Merdeka Ekspor.

 

WAKIL Gubernur Banten, Andika Hazrumy mengapresiasi inisiasi jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) dalam melakukan peningkatan ekspor melalui Merdeka Ekspor yang dilepas Presiden Joko Widodo pada (14/8) kemarin. Menurut Andika, inisiasi tersebut berdampak besar terhadap nilai kesejahteraan petani yang kian membaik.

"Secara tidak langsung kegiatan Merdeka Ekspor berdampak besar terhadap nilai kesejahteraan petani. Sebab produksi mereka diserap dan dipasarkan dengan harga yang sangat menguntungkan," kata Andika, Senin, 16 Agustus 2021.

Karena itu, Andika menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang memotivasi pelaku usaha pertanian di Banten untuk terus meningkatkan kualitas produksi berdaya jual ekspor.

"Kami juga akan terus mendukung semua program di Kementan, terutama yang berkaitan pada pengikatan ekspor seperti program Geratieks (Gerakan Tiga Kali Ekspor)," katanya.

Andika mengatakan, Provinsi Banten sendiri berhasil melepas berbagai komoditas produk pertanian melalui Bandar Udara Soekarno Hatta sebagai salah satu pintu gerbang ekspor nasional dari 17 pintu yang ada. Bahkan, kata Andika transaksi ekspor tersebut nilainya cukup besar, yakni sebesar Rp 40,36 miliar.

"Komoditas yang kami ekspor kurang lebih ada sekitar 5.631 dalam bentuk kilogram, 662.025 dalam bentuk batang dan 1.724 dalam bentuk ekor," katanya.

Adapun komoditas yang dimaksud antata lain sarang burung walet, tanaman hias, tanaman aquarium sampai binatang reptil. Sementara  17 negara tujuan ekspor yang dimaksud antara lain Tiongkok, Amerika Serikat, Jepang, Belanda, Jerman, Colombia, dan Vietnam.

"Kami juga laporkan bahwa komoditas pertanian Banten pada tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 7,15 persen untuk komoditas tumbuhan dan 7,9 persen untuk komoditas peternakan," katanya.

Sebagai rincian, data ekspor komoditas pertanian pada tahun 2021 terdiri dari komoditas tumbuhan sebesar Rp 614 dan komoditas hewan sebesar Rp 10,1 triliun. Dengan kata lain ekspor produk pertanian meningkat tajam jika dibanding tahun 2020 yang hanya Rp 573 miliar untuk komoditas tumbuhan dan Rp 9,3 triliun untuk hewan.

"Kami juga punya komoditas unggulan lain seperti manggis, vanili, buncis, buah naga, jengkol, pete, sarang burung walet, dan kelinci. Yang pasti ada potensi baru yang menjadi andalan kami dalam menambah level ekspor," tutupnya. 

Sebelumnya, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) melepas ekspor produk pertanian ke 17 negara melalui 17 pintu yang ada di seluruh Indonesia. Terkait hal ini, Presiden mengapresiasi kegiatan merdeka ekspor yang diinisiasi jajaran Kementan. Terlebih sektor pertanian adalah sektor yang tangguh dan memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyampaikan terimakasih atas perhatian Kepala Negera terhadap sektor pertanian Indonesia, terutama dalam mendukung kegiatan Merdeka Ekspor yang memiliki nilai devisa 7,2 triliun.

"Sesuai arahan bapak Presiden bahwa investasi dan ekspor merupakan faktor kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Sehubungan dengan hal tersebut, kami terus berupaya mendorong ekspor produk pertanian ke berbagai negara," tutupnya.

Perlu diketahi, pelepasan ekapor di 17 Provinsi ini antara lain dilakukan di Pelabuham Tanjung perak yang memiliki nilai devisa sebesar 1,3 triliun, Laut Dwikora Pontianak 194,31 miliar, Pelindo 1 Pekanbaru 1 triliun, Pelabuahan Belawan 431,6 miliar, Tanjung Priuk 435,1 miliar dan Tanjung Emas Semarang sebesar Rp 400 miliar lebih. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok. Setpres

Presiden: Gunakan Dana Tidak Terduga untuk Tangani Inflasi

👤Andhika prasetyo 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 11:40 WIB
Presiden Joko Widodo menginstruksikan menterinya menggunakan dana tidak terduga di APBN tangani tingginya harga bahan...
Dok.Ist

Pasar Properti Tangerang Menarik, LPKR Lakukan Diversifikasi Produk

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 10:58 WIB
LPKR berhasil mencatatkan pra penjualan Rp2,485 triliun pada Semester I/2022, naik 7% YoY (year on year) dari 2,331 triliun pada Semester...
MI/Ardi T Hardi

Bersiaplah, Otomatisasi dan Industri Hijau Memunculkan Jenis Pekerjaan Baru

👤Ardi T Hardi 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 10:02 WIB
STUFI terbaru McKinsey, 30 persen pekerja global akan tergantikan oleh otomatisasi pada tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya