Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Joko Widodo mengingatkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk menghitung secara teliti jumlah produksi dan kebutuhan beras sebelum memutuskan untuk melakukan ekspor.
Hal tersebut ia sampaikan saat meresmikan pelepasan Merdeka Ekspor Pertanian secara daring dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/8).
Baca juga: Presiden Lepas Ekspor Produk Pertanian Senilai Rp7,29 Triliun
"Kalau memang sudah dihitung betul beras kita berlebih dan mampu kita ekspor, ya ekspor saja. Tapi sekali lagi dikalkulasi dulu, dihitung dulu bahwa benar-benar stok yang ada itu cukup untuk kebutuhan di dalam negeri," tegas Jokowi.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa beras menjadi salah satu komoditas yang diperdagangkan ke luar negeri melalui program Merdeka Ekspor Pertanian. Adapun, tujuan utamanya adalah Arab Saudi. Namun, ia tidak merinci berapa besar volume beras yang diekspor.(OL-4)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan tegas melarang seluruh Rumah Potong Hewan (RPH) menaikkan harga daging sapi.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turun langsung ke Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana longsor.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus penyelundupan komoditas pertanian ilegal di Semarang.
MEMASUKI 2026 pemerintahan Kabinet Merah Putih terlihat sedang euforia merayakan pencapaian swasembada beras 2025.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan nasional dalam kondisi aman selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga pangan di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini.
Kementrans merencanakan untuk membuat program hilirisasi melalui industri yang melibatkan masyarakat transmigrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved