Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani menilai penerapan Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) atau OSS Berbasis Risiko efisien dalam memangkas waktu dan birokrasi dalam perizinan usaha atau investasi. Sistem tersebut sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (9/8).
Menurutnya, pelaku usaha tidak perlu lagi membuang waktu menunggu lama dalam mendapatkan izin usaha di Tanah Air lewat aplikasi yang disediakan oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) dan dikembangkan oleh perusahaan jasa telekomunikasi, PT Indosat Tbk (ISAT) ITU.
"Kami melihat ini sebagai suatu perubahan atau reformasi struktural yang luar biasa karena sekarang pengusaha tidak perlu ke luar rumah. Langsung dari tempat usahanya, langsung dapat izin, tidak perlu ongkos, dan lainnya," kata Srimul, sapaan akrab Sri Mulyani, dalam konferensi pers virtual peluncuran OSS Berbasis Risiko, Senin (9/8).
Srimul menuturkan, penggunaan OSS Berbasis Risiko penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), karena tidak dipungut biaya dalam mengurus perizinan usaha. "Jadi, kalau usahanya kecil menengah dengan risiko rendah, otomatis langsung keluar izin tanpa ada suatu persyaratan apapun," lanjutnya.
Perizinan berusaha berbasis risiko sendiri terdiri dari risiko rendah (RR) dengan melampirkan nomor induk berusaha (NIB), risiko menengah rendah (RMR) dengan menunjukkan NIB plus sertifikat standar (SS) (self declare), risiko menengah tinggi (RMT) dengan NIB plus sertifikat standar (verifikasi), serta risiko tinggi (RT) dengan NIB plus izin (verifikasi).
Untuk kategori RR dan RMR akan selesai di OSS. Untuk RMT dan RT dilakukan penyelesaian NIB di OSS dan verifikasi syarat/standar oleh kementerian atau lembaga (K/L) dan daerah.
Baca juga: OSS Berbasis Risiko Resmi Beroperasi
"Kami dari Kementerian Keuangan bersama BKPM akan terus melihat seluruh policy-policy (kebijakan) dalam rangka menarik investasi. Pemerintah sudah mendelegasikan Pak Bahlil (Menteri Investasi/Kepala BKPM) untuk kewenangan ini," kata Menkeu. (OL-14)
Dunia usaha mengusulkan adanya debirokratisasi yakni penyederhanaan dan self-assessment untuk bangunan industri berisiko rendah.
Riyatno menambahkan, usaha mikro kecil yang dengan risiko rendah hanya perlu waktu 30 menit untuk mengurus Nomor Induk Berusaha.
Staf Khusus Kementerian Investasi/BKPM Tina Talisa menuturkan sampai saat ini pihaknya belum menerima keluhan dari pelaku usaha terkait kendala proses perizinan di sistem OSS.
pemerintah tetap perlu memerhatikan substansi permohonan sebuah acara sebelum perizinannya diberikan.
Menurut Kepala Negara, dirinya kerap menerima laporan bahwa pelayanan dalam platform OSS tidak secepat yang digembar-gemborkan.
Apabila sampai batas waktu PSE mengalami hambatan saat mendaftar lewat OSS, Kominfo mempersilakan untuk mengirim pendaftaran secara manual.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendorong peran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi nasional.
lnisiatif strategis ini akan memperluas akses broadband terjangkau dan andal bagi lebih dari 200.000 UKM mulai 1 Oktober 2025
Linknet menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT Millenia Outsourcing Company di tanggal 1 Oktober 2025.
Teknologi chatbot seperti OCA AI Plus mampu dioptimalkan menjadi solusi-solusi yang bermanfaat
DIGITALISASI dan keberlanjutan di era globalisasi menjadi kesempatan dan tantangan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) saat ini.
Luna Capital Modal Xpress, sebuah layanan pinjaman digital terbaru hasil kreasi Luna Pos, bersama GoTyme Indonesia dan Danabijak, resmi diluncurkan hari ini, Rabu (27/8).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved