Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 telah berimbas terhadap berbagai sektor termasuk bisnis pakaian. Dengan daya beli sebagian masyarakat menurun, omzet penjualan pakaian juga tak dipungkiri turut kena dampaknya.
Namun beberapa pakaian merek lokal justru mampu bertahan di tengah pandemi. Salah satunya, iNeat brand fashion lokal justru kembali melakukan gebrakan dengan meluncurkan koleksi produk terbarunya Doha Series.
Koleksi kemeja terbaru dari iNeat ini terinspirasi dari nama ibu kota Qatar yaitu ‘Doha’.
Seperti diketahui bahwa Qatar merupakan salah satu negara terkaya di Timur Tengah, sehingga pemilihan kata ‘Doha’ akan sangat merepresentasikan koleksi Doha Series yang elegan, nyaman dan dingin ketika digunakan di cuaca yang cukup panas dan lembap seperti di Indonesia.
Kehadiran iNeat sebagai brand fashion lokal patut mendapat dukungan sebagai yang dicanangkan Presiden Jokowi untuk mencintai dan membeli produk dalam negeri.
Annisa, Marketing iNeat, menyebut selain itu pengucapan kata ‘Doha’ sendiri hampir mirip dengan kata ‘Doa’ yang menggambarkan jika produk ini juga cocok digunakan untuk beribadah.
“Doha Series mengusung tema “Work, Pray and Play” di mana satu kemeja dapat digunakan seharian dan cocok diberbagai macam acara,” jelasnya dalam keterangan pers, Sabtu (24/7) .
“Doha Series ini merupakan pakaian yang multifungsi karena bisa digunakan untuk kegiatan semiformal-formal seperti untuk kuliah, bekerja bahkan untuk ibadah,” ujar Annisa.
Dengan material bahan yang digunakan merupakan Linen Look pilihan sehingga Doha Series ini unik, elegan, halus, dan breathable. Oleh karena itu, kemeja ini dapat menunjang kegiatan seharian. Selain itu, memiliki fitting yang pas dan cocok untuk orang Indonesia.
“Untuk saat ini iNeat Doha Series sudah bisa diorder secara online melalui official website iNeat yaitu www.ineat.co.id dan marketplace official iNeat di shopee maupun tokopedia,” lanjutnya.
Produk ini menyasar segmen pasar mahasiswa atau orang kantoran yang memiliki aktivitas dan mobilitas cukup tinggi sehingga membutuhkan pakaian yang multifungsi untuk kegiatan mereka sekaligus yang bisa dijadikan untuk bekerja di pagi hari, bermain di sore hari dan juga beribadah.
Dengan engagement pelanggan yang cukup baik, Annisa meyakini produk ini akan kembali diminati seperti koleksi-koleksi sebelumnya.
“Hal ini dapat terlihat dari cukup banyaknya pelanggan yang tertarik dan menanyakan produk tersebut terutama ketika mendekati acara keagamaan seperti saat lebaran dan bulan Ramadan,” jelasnya. (RO/OL-09)
MENUTUP 2025, pertumbuhan bisnis BRI Life meningkat signifikan. Ini ditunjukkan oleh pertumbuhan profit meningkat 25,4% dari Rp760,4 miliar pada 2024 menjadi Rp954 miliar pada 2025.
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved