Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso memastikan ketersediaan beras mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Untuk itu dia meminta agar masyarakat tak resah dan khawatir mengenai ketersediaan komoditas tersebut.
“Seluruh jajaran Bulog sudah menyiapkan seluruh cadangan beras pemerintah di seluruh wilayah dan kita siap melaksanakan perintah negara bila diperlukan. Jadi masyarakat tidak usah resah, tidak usah takut, karena ketersediaan beras di seluruh Indonesia sangat mencukupi,” tutur Budi melalui siaran virtual, Selasa (20/7).
Bulog, lanjutnya, mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk menyalurkan 200 ribu ton beras kepada masyarakat. Hal itu berkaitan dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 Juli di beberapa wilayah di Indonesia, utamanya Pulau Jawa dan Bali.
Budi bilang, penyaluran beras sejumlah 200 ribu ton itu merupakan tahap pertama yang dilakuka perusahaan. Nantinya, tiap masyarakat berhak menerima akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilo gram.
Baca juga : Tidak Boleh Ada Yang Lapar, Kinerja Kementan Diapresiasi Akademisi
Dia mengatakan, bantuan beras itu merupakan pelengkap dari ragam bantuan sosial yang digelontorkan pemerintah kepada masyarakat di tengah PPKM Darurat akibat penyebaran covid-19. Dukungan pemerintah daerah yang terlibat aktif dalam penyaluran bantuan beras itu juga diapresiasi oleh Budi.
“Saya berterima kasih kepada pemerintah daerah yang aktif menyalurkan bantuan sosial berupa beras 10 kilo gram,” imbuhnya.
“Pemerintah memberikan bantuan melalui Bulog ini agar masyarakat dapat terbantu dan harapan kami masyarakat tidak usah takut, tidak usah gelisah, pemerintah hadir di tengah masyarakat,” pungkas Budi. (OL-7)
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Perum Bulog resmi melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved