Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso memastikan ketersediaan beras mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Untuk itu dia meminta agar masyarakat tak resah dan khawatir mengenai ketersediaan komoditas tersebut.
“Seluruh jajaran Bulog sudah menyiapkan seluruh cadangan beras pemerintah di seluruh wilayah dan kita siap melaksanakan perintah negara bila diperlukan. Jadi masyarakat tidak usah resah, tidak usah takut, karena ketersediaan beras di seluruh Indonesia sangat mencukupi,” tutur Budi melalui siaran virtual, Selasa (20/7).
Bulog, lanjutnya, mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk menyalurkan 200 ribu ton beras kepada masyarakat. Hal itu berkaitan dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 Juli di beberapa wilayah di Indonesia, utamanya Pulau Jawa dan Bali.
Budi bilang, penyaluran beras sejumlah 200 ribu ton itu merupakan tahap pertama yang dilakuka perusahaan. Nantinya, tiap masyarakat berhak menerima akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilo gram.
Baca juga : Tidak Boleh Ada Yang Lapar, Kinerja Kementan Diapresiasi Akademisi
Dia mengatakan, bantuan beras itu merupakan pelengkap dari ragam bantuan sosial yang digelontorkan pemerintah kepada masyarakat di tengah PPKM Darurat akibat penyebaran covid-19. Dukungan pemerintah daerah yang terlibat aktif dalam penyaluran bantuan beras itu juga diapresiasi oleh Budi.
“Saya berterima kasih kepada pemerintah daerah yang aktif menyalurkan bantuan sosial berupa beras 10 kilo gram,” imbuhnya.
“Pemerintah memberikan bantuan melalui Bulog ini agar masyarakat dapat terbantu dan harapan kami masyarakat tidak usah takut, tidak usah gelisah, pemerintah hadir di tengah masyarakat,” pungkas Budi. (OL-7)
MENTERI Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) hingga 2029 di angka 4 juta ton.
Aceh menjadi wilayah dengan prioritas tertinggi karena tingkat dampak bencana yang berat serta sejumlah daerah yang aksesnya sempat terputus.
MEMASUKI 2026 pemerintahan Kabinet Merah Putih terlihat sedang euforia merayakan pencapaian swasembada beras 2025.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Sebanyak 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan disalurkan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Di sisi distribusi, Bulog telah menyalurkan vantuan pangan sebesar 708 ribu ton sebagai perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved