Minggu 18 Juli 2021, 23:55 WIB

Ekspor Industri Pengolahan Melesat 33% di Semester I 2021

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Ekspor Industri Pengolahan Melesat 33% di Semester I 2021

Antara/Destyan Sujarwoko
Industri pengolahan limbah menjadi bahan bangunan

 

KEMENTERIAN  Perindustrian (Kemenperin) mencatat, industri pengolahan menunjukkan kinerja positif dengan meningkatnya capaian ekspor di tengah tahun pertama 2021. Pada periode Januari-Juni 2021, pengapalan sektor tersebut mencapai US$81,07 miliar, meningkat 33,45% dari periode yang sama tahun sebelumnya (y-o-y).

Pada semester I tahun 2021 ini, industri pengolahan juga dinilai mampu memberikan kontribusi terbesar hingga 78,80% dari total ekspor nasional yang mencapai US$102,87 miliar.

"Pemerintah terus berupaya agar sektor industri terus produktif dan berdaya saing, dapat memenuhi permintaan pasar serta berkontribusi meringankan dampak pandemi terhadap perekonomian,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya, Minggu (18/7).

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), di tengah tekanan pandemi, ekspor industri pengolahan pada Juni 2021 mencapai US$14,08 miliar atau meningkat 9,7% dari Mei 2021 dengan US$12,83 miliar. Peningkatan ekspor ini diharapkan turut mengakselerasi upaya pemulihan ekonomi nasional.

Capaian ekspor sektor industri pengolahan pada Juni ini berkontribusi 75,91% terhadap total ekspor nasional yang mencapai US$18,55 miliar. Hal ini menandakan sektor industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar dari kinerja ekspor Indonesia secara keseluruhan pada periode ini.

“Proporsi ekspor yang besar dari sektor industri pengolahan menunjukkan pergeseran ekspor Indonesia dari komoditas primer ke produk manufaktur yang punya nilai tambah tinggi,” kata Menperin.

Baca juga : OPEC+ Sepakat Penambahan Produksi Minyak Mulai Agustus

Sektor industri manufaktur dengan kinerja ekspor yang mendominasi ekspor di bulan Juni 2021 antara lain industri besi dan baja dengan nilai US$1,99 miliar, diikuti lemak dan minyak hewan/nabati dengan US$1,89 miliar, mesin dan perlengkapan elektrik sebesar US$1 miliar, kendaraan dan bagiannya dengan US$734,6 juta, serta karet dan barang dari karet US$605 juta.

Menperin menyebut, semakin membaiknya kinerja ekspor pada paruh pertama 2021 mencatatkan surplus perdagangan sebesar US$11,86 miliar. 

“Dengan keunggulan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang kompeten, hilirisasi di sektor industri perlu  terus ditingkatkan untuk menghasilkan produk-produk bernilai tambah tinggi dengan peluang pasar ekspor yang besar,” tegas Agus.

Dia menyampaikan, strategi peningkatan ekspor dilakukan dengan memperluas pasar, termasuk ke negara-negara tujuan nontradisional, seperti Afrika, Asia Selatan, dan Eropa Timur. Selain itu, kerja sama ekonomi komprehensif serta perjanjian perdagangan bilateral dan regional perlu dioptimalkan meningkatkan akses pasar produk industri nasional.

"Sebagai contoh, dengan Indonesia Australia-Comprehensive Economy Partnership Agreement (IA-CEPA), Indonesia dapat meningkatkan ekspor sektor otomotif,” tandas Menperin. (OL-7)

Baca Juga

Antara/Aprillio Akbar.

Tiga Hal untuk Penguatan Fondasi Ekonomi

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 28 Juli 2021, 14:26 WIB
Pengukuran terhadap produktivitas dibandingkan output juga perlu senantiasa direvaluasi sehingga hasilnya bisa dikonversi tidak hanya dari...
Ist/Kemenkomifo

Jangan Cuma Punya Akun, UMKM Harus Segera Bertransaksi di Pasar DaringĀ 

👤Iis Zatnika 🕔Rabu 28 Juli 2021, 14:24 WIB
Plt. Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo I Nyoman menegaskan, agar toko daring menghasilkan laba yang besar, UMKM wajib...
ANTARA FOTO/Ampelsa

Wapres: Upaya Menjadi Produsen Halal belum Optimal

👤Emir Chairullah 🕔Rabu 28 Juli 2021, 12:24 WIB
Ma’ruf menyebutkan, Indonesia belum mampu memanfaatkan potensi ini secara optimal, potensi pasarnya sebagai negara berpenduduk Muslim...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Membangun Konektivitas Segitiga Emas Jawa Bagian Tengah

 Untuk membangkitkan pertumbuhan perekonomian di Jawa bagian tengah, Tol Joglosemar menjadi salah satu solusi

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya