Selasa 13 Juli 2021, 20:49 WIB

Kebijakan Relaksasi Dorong Peningkatan Penjualan Properti

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Kebijakan Relaksasi Dorong Peningkatan Penjualan Properti

Dok Modernland
Kawasan Jakarta Garden City, Jakarta Timur. Kebijakan relaksasi membuat industri properti mampu bertahan.

 

SENTIMEN positif dari pendistribusian vaksin Covid-19 meningkatkan kepercayaan pasar terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, kebijakan pemberian insentif fiskal berupa pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk produk perumahan dengan harga dibawah Rp2 miliar turut pula mendorong kenaikan penjualan properti.

Kebijakan itu diyakini cukup memudahkan masyarakat untuk membeli rumah yang diinginkan. Karena itu, banyak pengembang memanfaatkan kebijakan relaksasi tersebut untuk mempromosikan penjualan produk perumahannya ke target pasar yang dibidik.

Investor Relations and Budgeting Director PT Modernland Realty Tbk Bobby Heryunda menuturkan, selain menawarkan produk properti yang sesuai dengan persyaratan untuk mendapatkan kebijakan relaksasi properti, strategi pengembang biasanya juga dengan memberikan promo.

Menurutnya strategi tersebut terbukti mampu menghasilkan peningkatan marketing sales atau pra penjualan yang cukup signifikan. Ia mencontohkan proyek-proyek yang digarap Modernland Realty, seperti Jakarta Garden City, Kota Modern, serta ModernHill, mendapatkan manfaat lumayan besar dari kebijakan relaksasi tersebut.

"Sepanjang kuartal I-2021 pertumbuhan marketing sales di Jakarta Garden City sebesar Rp162 miliar naik 86% dibanding periode yang sama 2020. Lalu, Kota Modern dan ModernHill membukukan marketing sales Rp15 Miliar, melonjak 274% dari periode sama 2020,” ujar Bobby, melalui keterangan yang diterima, Selasa (13/7).

Meski demikian, total marketing sales perseroan tetap sedikit terkoreksi pada kuartal I-2021. Segmen residensial mencatat penjualan sebesar Rp341 miliar atau turun 5% dibandingkan periode yang sama 2020 sebesar Rp359 miliar.

"Kondisi ini disebabkan oleh adanya penurunan penjualan pemasaran di beberapa proyek perseroan lainnya," terang Bobby. 

Pada segmen industrial, meskipun sentimen positif tampak meningkat di pasar, investor korporasi masih terus menunggu dan melihat perkembangan ekonomi dan pergerakan pasar. 

Akibatnya, sampai dengan Maret 2021, segmen industrial Perseroan hanya membukukan marketing sales Rp15 miliar atau turun 95% dari Rp290 miliar di kuartal I 2020. Sementara itu, segmen hospitality dan lainnya menyumbang penjualan sekitar Rp29 miliar.

Dari sisi operasional, pendapatan PT Modernland Realty Tbk pada kuartal I 2021 tercatat meningkat 76,12% atau sebesar Rp196,94 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp111,83 miliar.

Pembayaran obligasi jatuh tempo
PT Modernland Realty Tbk sebelumnya juga berhasil menyelesaikan kewajiban pembayaran Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2015 Seri B dengan pokok sebesar Rp150 Miliar pada Rabu (7/7) pekan lalu.

Pembayaran dilakukan setelah pengajuan restrukturisasi pada 14 Juli 2020 lalu dan menyepakati terjadinya beberapa perubahan, di antaranya perubahan tingkat bunga obligasi, perubahan tanggal pelunasan pokok obligasi, penambahan jaminan atas obligasi serta penambahan ketentuan mengenai pembayaran dipercepat oleh perseroan.

Ke depan, perseroan berkomitmen menyelesaikan pembangunan sejumlah proyek yang sedang berlangsung dan memberikan berbagai penawaran menarik berupa diskon maupun cashback bagi konsumen Residential Segment seperti di area Jakarta Garden City, Kota Modern dan Bukit Modern (ModernHill). (X-12)

Baca Juga

Dok.Pertamina

Pandemi Jadi Momentum Akselerasi Tranformasi Bisnis Pertamina

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 22:05 WIB
PT Pertamina (Persero) terus mengejar target program transisi energi meski sektor energi mengalami tiga guncangan atau triple shock selama...
Dok.WMP

Holding Widodo Makmur Unggas Bersiap Melantai di Bursa

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 22:01 WIB
Widodo Makmur Perkasa merupakan perusahaan holding yang membawahi lima lini...
Dok.PPI

PPI Naik Kelas dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 21:25 WIB
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia meraih anugerah Menuju Informatif yang disampaikan pada penyerahan anugerah hasil monitoring dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya