Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah memiliki dua skenario penghitungan pertumbuhan ekonomi terkait lonjakan kasus pandemi covid-19 di Tanah Air. Lonjakan kasus itu membuat pengambil kebijakan untuk membatasi mobilitas masyarakat melalui PPKM Darurat.
Skenario pertama yakni skenario moderat di mana pemerintah memperkirakan puncak sebaran covid-19 akan terjadi hingga pekan kedua Juli 2021 dan merelaksasi kebijakan PPKM di pekan pertama Agustus 2021. Dalam skenario ini aktivitas masyarakat diperkirakan akan normal kembali dan melanjutkan tren pemulihan yang sempat terjadi.
“Pertumbuhan ekonomi kita tentu dipengaruhi skenario tersebut, yang relatif optimis di triwulan II kita sebetulnya optimis pertumbuhan ekonomi kita bisa di atas 7%, dan kita berharap pada minggu ke-3 dan ke-4 Juni tidak terlalu berpengaruh,” jelasnya dalam webinar Mid Year Economic Outlook, Rabu (7/7).
Baca juga : PPKM Darurat Bakal Guncang Sektor Ketenagakerjaan
Dengan hitungan skenario moderat itu, kata Sri Mulyani, pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2021 diprediksi akan mencapai 4,5%. Prediksi itu dilandasi pada perbaikan aktivitas yang diperkirakan akan terjadi secara bertahap mulai Agustus 2021 hingga akhir tahun.
Sedangkan dalam hitungan skenario berat, pemerintah memperkirakan puncak kasus covid-19 akan terjadi hingga pekan kedua Juli 2021 dan diikuti relaksasi PPKM di pekan ketiga Agustus 2021. Hal itu akan berdampak pada melambatnya pemulihan aktvitas perekonomian dibanding skenario moderat.
Pasalnya, dalam skenario berat, imbuh Sri Mulyani, mobilitas masyarakat mesti dikurangi hingga 50%. “Mobilitas harus turun minmal 30%-50%, artinya mobilitas harus diketatkan dan ini berarti akan berdampak pada perekonomian. Maka ini terkait dengan dua hal, seberapa ketat mobilitasnya dan berapa lama waktu yang dibutuhkan,” jelasnya.
Dalam skenario berat tersebut, pemerintah memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh di angka 3,7% pada 2021. Itu terjadi karena pemulihan aktivitas ekonomi secara menyeluruh baru terjadi secara bertahap pada September 2021.
“Maka overgrowth 2021 ada di rentang 3,7%-4,5% karena di triwulan I kita tumbuh minus. Ini dinamika yang dihadapkan pada kami selaku pengelola kebijakan fiskal,” pungkas Sri Mulyani. (OL-2)
Sri Mulyani dikenal luas sebagai salah satu Menteri Keuangan terbaik Indonesia dengan masa jabatan terlama, sekaligus sosok perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut.
Posisi Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan berakhir pada 8 September 2025 setelah reshuffle Presiden Prabowo. Kepergiannya diwarnai kontroversi. Simak rangkuman isu yang mengemuka.
Blavatnik School of Government (BSG) Oxford menjadi sorotan. Kenali misi BSG, program prestisius Distinguished Public Service Fellow, serta deretan tokoh global yang pernah mengajar.
Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government, University of Oxford. Ini Profilnya.
Purbaya sudah membuka penyelewengan. Kini, menjadi tugas penegak hukum menindaklanjuti. Maukah mereka?
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memotong anggaran transfer ke daerah (TKD) dan dinilai lebih baik dari Sri Mulyani
Pelajari cara menghitung pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan rumus PDB riil. Panduan lengkap beserta indikator dan contoh penghitungan mudah.
Transisi menuju ekonomi sirkular dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif, meningkatkan daya saing nasional, serta membantu pencapaian target Net Zero Emissions 2060.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie usai acara menegaskan, fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah dinamika global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit anggaran sebesar 3 persen, meskipun menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai berupaya melemahkan Indonesia dan menghambat langkah bangsa.
INDEF nilai Ramadan dan Idul Fitri 2026 bisa dorong ekonomi kuartal I-II lewat sektor pangan, transportasi, dan logistik, didukung stimulus pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved