Kamis 01 Juli 2021, 19:19 WIB

FPPJ: Pengawasan Klaster Perkantoran Perlu Optimal      

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
FPPJ: Pengawasan Klaster Perkantoran Perlu Optimal      

MI/Ramdani
Kawasan Simpang susun Semanggi dengan lanskap gedung perkantoran di Jakarta

 

FORUM Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) mendukung upaya penegakan aturan kepada pelanggar protokol kesehatan (prokes) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro saat ini. 

Sementara itu, per 3 Juli hingga 20 Juli mendatang DKI Jakarta akan memberlakukan PPKM Darurat. Di mana perkantoran dari sektor non esensial wajib ditutup 100%, sektor esensial 50%, sedangkan untuk sektor kritikal dibolehkan buka 100% dengan protokol kesehatan.

Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta, Endriansah mengatakan, pemberian sanksi kepada ratusan kantor yang melanggar ketentuan Work From Office (WFO) maksimal 25% merupakan langkah tepat dan tegas yang harus dilakukan.

"Kebijakan ini diberlakukan untuk menyelamatkan kita dari potensi penularan covid-19 yang saat ini angkanya masih tinggi," ujarnya, Kamis ,(1/7).

Rian menjelaskan, berdasarkan data yang ada, kasus covid-19 dari klaster perkantoran cukup tinggi. Bahkan, ada kemungkinan dari klaster perkantoran ini yang kemudian memicu meningkatnya penularan di klaster keluarga.

Baca juga : Menteri Bintang Ajak Keluarga Perketat Prokes Saat PPKM Darurat

"Penutupan sementara waktu 536 kantor yang kedapatan melanggar aturan ini saya harap bisa memberikan pelajaran berharga agar ketentuan yang ada dipatuhi untuk kebaikan bersama," terangnya.

Ia meminta, para karyawan tidak segan untuk melapor jika ada pelanggaran aturan di kantornya. Pasalnya, kalau banyak yang terpapar covid-19 justru ini malah akan merugikan operasional kantor.

"Silakan melapor ke kana-kanal yang sudah disediakan, bisa melalui aplikasi JAKI atau bit.ly/covid19perusahaan," sarannya.

Rian berharap, meski ada keterbatasan jumlah personel, jajaran Dinas Tenaga Kerja (Nakertrans) dan Transmigrasi DKI Jakarta bisa terus mengoptimalkan pengawasan.

"Selain peran serta masyarakat, pengawasan dan penindakan ini menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan PPKM Mikro. Kita patut mengapresiasi kinerja jajaran Dinas Nakertrans dan Energi, semoga bisa terus ditingkatkan," tandasnya. (OL-7)

Baca Juga

Dok. Petrolimia  Gresik

Program Makmur Tingkatkan Produksi dan Pendapatan Petani Tebu

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 22:41 WIB
Hasil panen tebu para petani naik 37% yakni dari sebelumnya 116,5 ton per hektare menjadi 159,7 ton per...
Antara/Maulana Surya

Investasi Berkelanjutan Jadi Topik Pertemuan TIIWG G20 Kedua di Surakarta

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 21:05 WIB
Pertemuan TIIWG ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya transformasi...
Dok.Ist

Program Jawara Telah Bukukan Penjualan Rp2,5 M

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 20:41 WIB
Setiap Jawara yang saat ini sudah aktif memulai usahanya bisa mengantongi keuntungan perbulan hingga 2 juta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya