Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (22/6) dibuka pada level 6.006,07, dari penutupan kemarin di level 5.996,25 (-0,18%). Lonjakan kasus Covid-19 di dalam negeri serta akan diberlakukannya pembatasan baru yang lebih ketat berdampak kepada gerak IHSG.
"IHSG diprediksi menguat. Pergerakan didominasi sektor kesehatan. Namun tekanan akan masih akan dipengaruhi oleh kenaikan kasus Covid-19 dalam negeri, akan berlakunya pembatasan mobilitas yang lebih ketat, serta potensi pemulihan ekonomi yang kembali melambat pada kuartal III-2021. Sehingga diperkirakan penguatan hanya akan bersifat sementara," kata Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper, Selasa (22/6).
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan tingkat volatilitas di pasar masih tinggi. Keputusan akan melangkah kemana pengendalian Covid-19 akan menjadi titik utama. Meski kehadiran vaksin menenangkan, tapi melakukan vaksinasi, membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
Naiknya angka penyebaran Covid-19 dan semakin tipisnya ketersediaan kasur dan ruang perawatan di rumah sakit memberi kekhawatiran pada pergerakan IHSG dalam satu pekan terakhir.
Upaya antisipasi dari pemerintah yang bersamaan dengan vaksinasi masih menjadi prioritas pemerintah guna menghambat laju penyebaran.
Diberlakukannya kembali pembatasan mobilitas diharapkan dapat menahan laju penyebaran yang lebih luas. Namun di lain sisi pengetatan mobilitas dapat menjadi hambatan pada laju pemulihan. Jalan tengah dari situasi saat ini diperlukan guna menyelamatkan keduanya.
Saat ini langkah antisipasi dari pengurangan jumlah hari libur menjadi solusi yang saat ini dapat dijalani. Pembatasan sosial diharapkan tidak menahan produktivitas pabrik yang saat ini masih berada dalam trend ekspansi. Namun tantangan dari turunnya permintaan dapat memberikan tekanan pada kebijakan pabrik dalam menjaga produktivitas.
"Pemerintah perlu lakukan evaluasi langkah serta kebijakan yang akan dilakukan. Tujuannya agar gelombang kedua Covid tidak seperti first wave, sehingga pemulihan ekonomi di semester II-2021 tidak memiliki hambatan," kata Nico.
Apabila pandemi semakin tidak terkendali setidaknya hingga kuartal III-2021, bukan tidak mungkin pertumbuhan pada semester II-2021 masih berada di -0,5 hingga +1,5%.
Berdasarkan data Mobility Google Index, terlihat mobilitas masyarakat untuk ruang terbuka publik meningkat tajam pada periode Ramadan dan Idulfitri, bahkan melebihi tingkat mobilitas sebelum pandemi.
Sejalan dengan itu, mobilitas masyarakat ke pusat perbelanjaan, taman hiburan, museum, dan bioskop juga telah kembali ke posisi sebelum pandemi, meski tidak setinggi mobilitas ke ruang terbuka publik.
Pengendalian mobilitas masyarakat, terutama ke ruang publik harus ditingkatkan. Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat juga harus kembali dievaluasi. Kebijakan pembatasan sosial harus lebih ditegakkan. Penegakan yang masih lemah menjadi cerminan dari komitmen pemerintah terhadap penanganan pandemi saat ini.
"Ini yang menjadi titik lengah, bahwa ketika kebijakan tidak dikawal dengan ditegakkan oleh bantuan dari pemerintah, maka pengendalian Covid-19 mungkin hanya mimpi belaka," kata Nico. (OL-13)
Baca Juga: Sapu Purbalingga Makin Kondang Nilai Ekspor Tak Terdampak Pandemi
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Tekanan jual masih mendominasi pergerakan pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah signifikan pada perdagangan Rabu (21/1
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terhenti sejenak pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Januari 2026.
Arus modal portofolio asing kembali mengalir ke pasar keuangan Indonesia seiring menyempitnya selisih suku bunga antara Amerika Serikat dan Indonesia.
Menkeu Purbaya optimistis rupiah menguat meski sempat menyentuh Rp16.955. Simak kaitan IHSG ATH dan isu independensi BI dalam berita ini.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti ketidaksinkronan pergerakan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di tengah pelemahan rupiah.
AbadiNusa memulai langkah sebagai usaha distribusi alat laboratorium dan alat kesehatan dengan keyakinan atas pentingnya akses alat kesehatan berkualitas.
Penguatan daya saing industri kesehatan nasional dinilai semakin krusial di tengah meningkatnya kebutuhan layanan medis, dan ketatnya persaingan global.
Tes laboratorium presisi menjawab berbagai masalah kesehatan, mulai alergi yang tidak kunjung membaik, demam berulang pada anak, hingga berat badan yang turun naik atau yoyo.
Ketua Gakeslab Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Andri Noviar menyampaikan bahwa banyak pelaku usaha alat kesehatan menyebut kondisi saat ini sebagai masa berduka bagi dunia alat kesehatan.
Gakeslab Indonesia menekankan pentingnya komitmen pemerintah dalam membangun dan memperkuat industri alat kesehatan (alkes) nasional.
Perusahaan fokus pada penguatan rantai distribusi, peningkatan efisiensi operasional, serta kemitraan strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved