Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (22/6) dibuka pada level 6.006,07, dari penutupan kemarin di level 5.996,25 (-0,18%). Lonjakan kasus Covid-19 di dalam negeri serta akan diberlakukannya pembatasan baru yang lebih ketat berdampak kepada gerak IHSG.
"IHSG diprediksi menguat. Pergerakan didominasi sektor kesehatan. Namun tekanan akan masih akan dipengaruhi oleh kenaikan kasus Covid-19 dalam negeri, akan berlakunya pembatasan mobilitas yang lebih ketat, serta potensi pemulihan ekonomi yang kembali melambat pada kuartal III-2021. Sehingga diperkirakan penguatan hanya akan bersifat sementara," kata Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper, Selasa (22/6).
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan tingkat volatilitas di pasar masih tinggi. Keputusan akan melangkah kemana pengendalian Covid-19 akan menjadi titik utama. Meski kehadiran vaksin menenangkan, tapi melakukan vaksinasi, membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
Naiknya angka penyebaran Covid-19 dan semakin tipisnya ketersediaan kasur dan ruang perawatan di rumah sakit memberi kekhawatiran pada pergerakan IHSG dalam satu pekan terakhir.
Upaya antisipasi dari pemerintah yang bersamaan dengan vaksinasi masih menjadi prioritas pemerintah guna menghambat laju penyebaran.
Diberlakukannya kembali pembatasan mobilitas diharapkan dapat menahan laju penyebaran yang lebih luas. Namun di lain sisi pengetatan mobilitas dapat menjadi hambatan pada laju pemulihan. Jalan tengah dari situasi saat ini diperlukan guna menyelamatkan keduanya.
Saat ini langkah antisipasi dari pengurangan jumlah hari libur menjadi solusi yang saat ini dapat dijalani. Pembatasan sosial diharapkan tidak menahan produktivitas pabrik yang saat ini masih berada dalam trend ekspansi. Namun tantangan dari turunnya permintaan dapat memberikan tekanan pada kebijakan pabrik dalam menjaga produktivitas.
"Pemerintah perlu lakukan evaluasi langkah serta kebijakan yang akan dilakukan. Tujuannya agar gelombang kedua Covid tidak seperti first wave, sehingga pemulihan ekonomi di semester II-2021 tidak memiliki hambatan," kata Nico.
Apabila pandemi semakin tidak terkendali setidaknya hingga kuartal III-2021, bukan tidak mungkin pertumbuhan pada semester II-2021 masih berada di -0,5 hingga +1,5%.
Berdasarkan data Mobility Google Index, terlihat mobilitas masyarakat untuk ruang terbuka publik meningkat tajam pada periode Ramadan dan Idulfitri, bahkan melebihi tingkat mobilitas sebelum pandemi.
Sejalan dengan itu, mobilitas masyarakat ke pusat perbelanjaan, taman hiburan, museum, dan bioskop juga telah kembali ke posisi sebelum pandemi, meski tidak setinggi mobilitas ke ruang terbuka publik.
Pengendalian mobilitas masyarakat, terutama ke ruang publik harus ditingkatkan. Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat juga harus kembali dievaluasi. Kebijakan pembatasan sosial harus lebih ditegakkan. Penegakan yang masih lemah menjadi cerminan dari komitmen pemerintah terhadap penanganan pandemi saat ini.
"Ini yang menjadi titik lengah, bahwa ketika kebijakan tidak dikawal dengan ditegakkan oleh bantuan dari pemerintah, maka pengendalian Covid-19 mungkin hanya mimpi belaka," kata Nico. (OL-13)
Baca Juga: Sapu Purbalingga Makin Kondang Nilai Ekspor Tak Terdampak Pandemi
IHSG ditutup menguat 1,76 persen ke posisi 7.710,54 pada Kamis (5/3/2026). Simak analisis aksi bargain hunting investor dan daftar saham top gainers hari ini.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
IHSG anjlok ke 7.500-an imbas konflik Iran! Cek rekomendasi saham energi (MEDC, ADRO, ELSA) dan strategi investasi Maret 2026 di sini.
IHSG mengalami penurunan tajam setelah sempat menembus level 7.500 dan kini bergerak di bawah 8.000. Pelemahan ini dinilai sebagai dampak akumulasi tekanan global.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Rabu 4 Maret 2026, dibuka melemah.
Pendekatan yang bersifat administratif-finansial ini membuat sistem kesehatan menjadi reaktif.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
AbadiNusa memulai langkah sebagai usaha distribusi alat laboratorium dan alat kesehatan dengan keyakinan atas pentingnya akses alat kesehatan berkualitas.
Penguatan daya saing industri kesehatan nasional dinilai semakin krusial di tengah meningkatnya kebutuhan layanan medis, dan ketatnya persaingan global.
Tes laboratorium presisi menjawab berbagai masalah kesehatan, mulai alergi yang tidak kunjung membaik, demam berulang pada anak, hingga berat badan yang turun naik atau yoyo.
Ketua Gakeslab Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Andri Noviar menyampaikan bahwa banyak pelaku usaha alat kesehatan menyebut kondisi saat ini sebagai masa berduka bagi dunia alat kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved