Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BEREDAR kabar bahwa perusahaan menara telekomunikasi milik Grup Djarum, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) tengah mengincar perusahaan sejenis untuk diakuisis. Perusahaan yang menjadi targetnya adalah PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR).
Wakil Direktur Utama Sarana Menara Nusantara Adam Gifari mengatakan perusahaan meamng saat ini tengah berupaya melakukan ekspansi. Salah satu jalan yang bisa ditempuh adalah anorganik atau dengan mengakuisisi perusahaan lain.
"Ekspansi perusahaan bisa bermacam-macam cara. Termasuk organik dan anorganik ya," ujarnya.
Jika dilihat dari industri, belakangan ini banyak perusahaan di sektor telekomunikasi yang menjual menaranya. Akan menjadi lebih mudah bagi perusahaan yang mau ekspansi dengan membeli perusahaan secara utuh, dengan begitu aset menara dari perusahaan yang akuisii secara otomatis akan dimiliki.
Namun Adam enggan menanggapi isu yang beredar. Menurutnya kabar tersebut baru sebatas rumor yang tidak perlu untuk dikonfirmasi.
"Itu rumor ya. Bisa cek langsung sama Solusi Tunas Pratama mengenai hal ini," tuturnya
Analis CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan rumor yang beredar tentang akuisi memang akan cepat direspon oleh pelaku pasar. Salah satu yang dilihat adalah dampak dari akuisisi itu sendiri.
"Misalnya A akuisisi B, pasar akan melihat wah si A akan jadi punya 2 perusahaan nih. Itu sentimen awal. Apa lagi kalau perusahaan yang diakuisisi punya aset yang sama sehingga sentimennya jadi positif karena asetnya bertambah," terangnya.
Nah menurut Reza jika akuisisi itu benar akan dilakukan pertanyaannya apa yang akan dilakukan TOWR. Apa akah hanya berniat melakukan penambahan kepemilikan menara ataukah ada rencana pengembangan bisnis lain dengan melakukan integrasi.
"Kan bisa saja perusahaan menara punya bisnis lain yang bisa memberikan support ke bisnis telekomunikasi," tutupnya. (RO/E-1)
Energi panas bumi yang dikelola PGE dipandang mampu menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung peningkatan bauran EBT nasional.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
Kehadiran AIIR menjadi tonggak penting dalam dunia pasar modal Indonesia.
EMITEN manufaktur komponen otomotif, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) optimistis akan dapat meraih target penjualan sebesar Rp6 triliun pada 2025.
USAI lepas status suspend, saham PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) menembus batas auto rejection atas (ARA) selama enam hari berturut-turut. Investor
Rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk mengubah metode perhitungan free float saham di Indonesia perlu dikaji secara cermat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved