Minggu 23 Mei 2021, 17:38 WIB

Uang Nasabah Raib Rp128 Juta, Mandiri tidak Mau Ganti

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Uang Nasabah Raib Rp128 Juta, Mandiri tidak Mau Ganti

Antara
Maskot Mandiri berpose di area ATM Plaza Mandiri, Jakarta.

 

MANAJEMEN PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyatakan tidak akan mengganti uang nasabah yang dilaporkan hilang, yakni sebesar Rp128 juta.

Langkah tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, perusahaan pelat merah mengaku sudah menyelidiki insiden tersebut.

Berdasarkan investigasi internal perusahaan atas laporan kehilangan dana nasabah milik Asrizal Askha, transaksi yang disanggah bersifat sah dengan kartu mandiri debit dan PIN yang sesuai.

"Sehingga, Bank Mandiri tidak bertanggung jawab dan tidak dapat memberikan penggantian atas dana yang hilang tersebut," ungkap Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rudi As Atturidha dalam keterangan resmi, Minggu (23/5).

Baca juga: Nasabah Bank BUMN Tidak Lagi Gratis Tarik Tunai di ATM Link

Sesuai rekaman pengaduan nasabah ke call center 14000, Bank Mandiri memperkirakan nasabah telah menjadi korban kejahatan dengan modus penukaran kartu debit dan penguasaan PIN. Pasalnya, kartu debit yang dipegang nasabah berbeda dengan kartu debit yang terdaftar di Bank Mandiri.

"Sedangkan, kartu yang dipakai bertransaksi tidak lagi dalam penguasaan nasabah. Kami juga telah menyampaikan dan menindaklanjuti permasalahan tersebut kepada nasabah dan pihak terkait lainnya," imbuh Rudi.

Bank Mandiri pun mengimbau seluruh nasabah untuk menjaga kartu mandiri debit dan kerahasiaan nomor PIN. Serta, tidak memberitahukannya ke orang lain, termasuk pihak yang mengaku karyawan Bank Mandiri. ngkas Rudi.

Baca juga: BI: Transmisi Kebijakan Suku Bunga Perbankan Cenderung Lambat

Diketahui AsrizaL Ashaki, 49 tahun, menyatakan kehilangan uang tabungan sebesar Rp128 juta di Bank Mandiri pada 6 Februari 2021. Tepatnya, saat dirinya memeriksa rekening tabungannya.

Pengalaman tersebut menyebar di media sosial. Pemilik akun @Hlmimisan pun mengunggah sebuah surat laporan atas hilangnya uang ratusan juta tersebut.

"128juta HILANG. Bapak umur 49th sudah nabung bertahun-tahun, pihak bank berdalil transaksi sah, CS bilang angka kartu debit dimiliki dua kartu, lah kok bisa2nya transaksi dianggap sah dan uang tidak diganti. Bahkan OJK dan BI gabisa bantu, hasilnya NIHIl. Waduh serem juga bank lama-lama," tulisnya.(OL-11)

 

Baca Juga

Ist

Sektor Properti Diprediksi Terus Bertumbuh Tahun Depan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Desember 2021, 16:25 WIB
Pemerintah Indonesia pun menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,2% pada 2022...
Antara

Pembatalan PPKM Level 3 Libur Nataru Bakal Bangkitkan Ekonomi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 07 Desember 2021, 16:17 WIB
Proses pemulihan ekonomi yang sudah berjalan dengan baik ini, harus dijaga bersama agar gairah ekonomi pada 2022 semakin produktif mengarah...
Dok. Kementan

Pemberdayaan Petani Lokal Kunci Indonesia Mampu Hadapi Situasi Sulit

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Desember 2021, 15:21 WIB
MENCINTAI produk dalam negeri khususnya yang berkaitan dengan komoditas pangan hasil petani penting untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya