Jumat 21 Mei 2021, 14:09 WIB

Ekspor April 2021 Capai US$18,48 Miliar, Pertanian Jadi Tumpuan

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Ekspor April 2021 Capai US$18,48 Miliar, Pertanian Jadi Tumpuan

Antara
Pedagang merapikan rempah-rempah dagangannya di pasar Bina Usaha, Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Jumat (30/4).

 

BADAN Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis perkembangan ekspor Indonesia pada periode April 2021 yang mencapai US$18,48 miliar atau naik tipis 0,69% dibandingkan ekspor Maret 2021.

Peningkatan ekspor tersebut salah satunya disebabkan oleh nilai ekspor pertanian yang tumbuh positif 18,98% secara tahunan (yoy). Kenaikan itu terjadi karena komoditas tanaman obat aromatik, rempah, lada hitam dan cengkeh turut naik dan tumbuh meyakinkan.

Kepala Biro Humas Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri mengatakan, saat ini Kementan terus melakukan genjotan ekspor melalui berbagai program. Salah satunya Gerakan Tiga Kali Ekspor atau yang biasa disebut Geratieks.

"Program tersebut adalah gagasan Bapak Menteri (Syahrul Yasin Limpo) untuk menyatukan seluruh pemangku kepentingan sekaligus mengukur kemampuan kerja agar tidak biasa. Tentu kita berharap ekspor kita makin meningkat lagi kedepanya," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Jumat (21/5).

Sementara itu, Kepala BPS Suhariyanto menuturkan bahwa total ekspor pertanian jika dikumulatif selama Januari-April 2021 meningkat signifikan, yakni 15,75%. Dengan demikian total ekspor secara keseluruhan dari Januari sampai April 2021 mencapai US$67,38 miliar. Angka tersebut jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu meningkat sebesar 24,96%.

"Kalau dilihat dari sektornya, seluruh sektor memang menunjukkan angka yang sangat bagus, terutama sektor andalan seperti pertanian. Ini menunjukkan bahwa proses pemulihan ekonomi Indonesia berjalan dengan baik," kata Suhariyanto.

Suhariyanto menambahkan dengan kenaikan tersebut, nilai ekspor Indonesia pada April 2021 meningkat hingga US$18,48 miliar atau 0,69% jika dibandingkan Maret 2021 atau secara tahunan mencapai 51,94%.

"Padahal banyak yang memprediksi ekspor pada April tahun ini akan turun. Namun pada kenyataanya naik. Ini menunjukkan bahwa performa ekspor pada bulan April 2021 sangat bagus dan sangat difensif, terlebih karena adanya permintaan peningkatan dan kenaikan harga berbagai komoditas. Tentunya ke depan kita semua berharap bahwa kondisi ini akan tetap terjaga dan meningkat lebih tajam lagi," tuturnya.

Berkaitan dengan hal ini, perkembangan upah nominal buruh tani pada bulan ini juga meningkat cukup signifikan, yakni sebesar 0,28% secara bulanan. Sementara itu, upah riil pada bulan yang sama naik 0,01%. (E-3)

Baca Juga

Antara/Muhammad Adimaja

BI Terus Kaji Penggunaan Mata Uang Digital

👤Mediandonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 08:49 WIB
BI sebagai penerbit CBDC akan mempertimbangkan dampak yang akan timbul, baik dari aspek ekonomi secara makro dan...
MI/Ramdani

Volume Transaksi QRIS Terus Meningkat 18,4% Dibanding 2021

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 03 Oktober 2022, 08:11 WIB
VOLUME transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) tercatat mengalami tren pertumbuhan, naik 18,4% dari tahun lalu (year on...
Ist

45 Tahun Berdiri, FIN Fokus pada Adopsi Teknologi Logistik

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 05:09 WIB
Industri logistik di Tanah Air kembali menggeliat dengan pertumbuhan 1,08% atau sebesar Rp 699 triliun dibandingkan tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya