Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis perkembangan ekspor Indonesia pada periode April 2021 yang mencapai US$18,48 miliar atau naik tipis 0,69% dibandingkan ekspor Maret 2021.
Peningkatan ekspor tersebut salah satunya disebabkan oleh nilai ekspor pertanian yang tumbuh positif 18,98% secara tahunan (yoy). Kenaikan itu terjadi karena komoditas tanaman obat aromatik, rempah, lada hitam dan cengkeh turut naik dan tumbuh meyakinkan.
Kepala Biro Humas Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri mengatakan, saat ini Kementan terus melakukan genjotan ekspor melalui berbagai program. Salah satunya Gerakan Tiga Kali Ekspor atau yang biasa disebut Geratieks.
"Program tersebut adalah gagasan Bapak Menteri (Syahrul Yasin Limpo) untuk menyatukan seluruh pemangku kepentingan sekaligus mengukur kemampuan kerja agar tidak biasa. Tentu kita berharap ekspor kita makin meningkat lagi kedepanya," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Jumat (21/5).
Sementara itu, Kepala BPS Suhariyanto menuturkan bahwa total ekspor pertanian jika dikumulatif selama Januari-April 2021 meningkat signifikan, yakni 15,75%. Dengan demikian total ekspor secara keseluruhan dari Januari sampai April 2021 mencapai US$67,38 miliar. Angka tersebut jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu meningkat sebesar 24,96%.
"Kalau dilihat dari sektornya, seluruh sektor memang menunjukkan angka yang sangat bagus, terutama sektor andalan seperti pertanian. Ini menunjukkan bahwa proses pemulihan ekonomi Indonesia berjalan dengan baik," kata Suhariyanto.
Suhariyanto menambahkan dengan kenaikan tersebut, nilai ekspor Indonesia pada April 2021 meningkat hingga US$18,48 miliar atau 0,69% jika dibandingkan Maret 2021 atau secara tahunan mencapai 51,94%.
"Padahal banyak yang memprediksi ekspor pada April tahun ini akan turun. Namun pada kenyataanya naik. Ini menunjukkan bahwa performa ekspor pada bulan April 2021 sangat bagus dan sangat difensif, terlebih karena adanya permintaan peningkatan dan kenaikan harga berbagai komoditas. Tentunya ke depan kita semua berharap bahwa kondisi ini akan tetap terjaga dan meningkat lebih tajam lagi," tuturnya.
Berkaitan dengan hal ini, perkembangan upah nominal buruh tani pada bulan ini juga meningkat cukup signifikan, yakni sebesar 0,28% secara bulanan. Sementara itu, upah riil pada bulan yang sama naik 0,01%. (E-3)
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved