Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS gagal bayar kembali terjadi pada surat utang yang dikeluarkan oleh emiten yang listing di Bursa Efek Indonesia.
Kali ini penundaan pembayaran atas kewajiban pembayaran jatuh tempo surat berharga yang diterbitkannya dilakukan oleh PT Tridomain Performance Materials Tbk (TDPM).
TDPM menginformasikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (7/5), bahwa masih belum dapat memenuhi kewajiban pembayaran pokok untuk MTN II Tridomain Performance Materials Tahun 2018 (MTN II) yang telah jatuh tempo pada 27 April lalu.
"Saat ini perseroan masih berupaya menyelesaikan kewajiban perseroan serta mempertahankan operasional peseroan karena memiliki kondisi fundamental yang baik," tulis Presiden Direktur TPDM Harsono.
Pihaknya sedang melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kewajibannya itu dengan berbagai cara dan tidak terbatas pada refinancing, installment, restrukturisasi dan upaya-upaya lain sesuai ketentuan yang berlaku dan disetujui oleh para pihak.
Sejatinya, perseroan sedang dalam tahap book builiding penerbitan obligasi dan sukuk hingga sebesar Rp1,25 triliun. Rencana penerbitan obligasi dan sukuk itu telah memperoleh rating A dari Kredit Rating Indonesia dan juga ijin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Namun karena ada perkembangan terbaru dimana perseroan belum mampu melunasi pembayaran atas kewajiban MTN 2018, penerbitan surat utang baru itu urung dilaksanakan saat ini. (E-1)
BEI mematok target masuk 10 besar bursa global dalam Masterplan 2026-2030. IHSG awal tahun tembus level 8.700 dengan target transaksi harian Rp15 triliun.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta jajaran direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang akan terpilih mampu menindak tegas praktik manipulasi harga saham atau aksi goreng saham.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
PASAR modal Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja yang solid dan berbagai capaian signifikan, seiring optimisme menyongsong tahun 2026.
BEI mengungkapkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menorehkan rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) sebanyak 24 kali pada 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
PT Pollux Hotels Group Tbk memperkuat strategi kebutuhan dan struktur pendanaannya dengan menerbitkan Obligasi Terkait Keberlanjutan I Tahun 2025 senilai maksimal Rp500 miliar.
SMF menilai kebijakan Bank Indonesia yang menetapkan obligasi SMF sebagai underlying transaksi repo, akan membuka kembali minat investor t
SBN akan memperluas ekosistem aset digital yang terukur dan sesuai regulasi guna mendukung pertumbuhan sektor keuangan digital nasional.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons usulan Luhut Binsar Pandjaitan soal suntikan dana Rp50 triliun ke INA, dengan syarat dialokasikan ke sektor riil, bukan obligasi.
IHSG, nilai kapitalisasi pasar, dan juga rata nilai transaksi harian, membukukan rekor tertinggi atau all time high. Pasar modal domestik pada September 2025 mencatatkan kinerja yang positif.
Rencana penerbitan private placement Patriot Bond oleh Danantara Indonesia senilai Rp50 triliun menuai dukungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved