Kamis 06 Mei 2021, 13:05 WIB

Pesanan Online meningkat di Pasar Mitra Tani Kementan

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Pesanan Online meningkat di Pasar Mitra Tani Kementan

Dok Kementan

 

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat menjelang Idul Fitri, pemesanan bahan pangan secara online juga mengalami peningkatan.
 
Tidak hanya terjadi di Pasar Mitra Tani (PMT) Pasar Minggu Jakarta, layanan belanja online di PMT Cimanggu Bogor juga mengalami peningkatan tajam. Petugas Pasar Mitra Tani Bogor, Rohman yang ditemui di outlet PMT Bogor, Rabu (5/5/2021) mengakui dalam sehari tidak kurang dari 100 pesanan online melalui Gojek dan Grab yang masuk ke Pasar Mitra Tani Bogor.
 
"Gak berhenti pesanan masuk dari Gojek dan Grab, mulai buka dari jam 9 sampai jelang tutup jam 14.00, apalagi nanti makin dekat lebaran pasti tambah banyak," tambahnya.

Hal senada diakui oleh driver gojek Suryani yang mengungkapkan banyaknya pemesanan ke Pasar Mitra Tani Bogor. Ini mungkin karena kualitas produk yang dijual bagus dan harga di bawah pasar.

"Hampir tiap hari saya dapat orderan ke sini, seringnya beras, telor, daging. Menurut saya karena lebih praktis, ya jadi lebih pilih pesan via ojek online dibanding datang langsung," ungkapnya.
 
Tidak hanya melayani pemesanan online, PMT juga tetap melayani pembelian langsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
 
Salah seorang pembeli warga Cimanggu yang bernama Marwa memilih belanja di Pasar Mitra Tani karena suasananya bersih dan nyaman. Harga terjangkau lebih murah dari pasar sudah saya buktikan, apalagi jelang lebaran ini ada kenaikan harga di pasar.

"Di sini nyaman buat belanja. Ada protokol kesehatan, yang penting juga harga terjangkau lebih murah dari di pasar," ujarnya.

Tidak hanya lebih murah, Marwa mengakui kualitas produk yang dijual juga bagus. Sehingga dia selalu memilih untuk belanja di Pasar Mitra Tani Bogor.

"Saya belanja tiap hari, tapi sering nya saya beli online via gojek atau grab kalau tidak sempat keluar, karena sudah tau barang nya bagus gak ragu beli online, ya lebih praktis itu yang saya rasakan," ujarnya.

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Risfaheri mengatakan pemesanan secara online pada bulan April 2021 meningkat 48% dari bulan sebelumnya. Dia juga mengungkapkan, pemesanan secara online memudahkan masyarakat untuk mengakses bahan pangan.
 
“Cukup hanya dengan memainkan jemari di layar handphone, kita bisa belanja bahan pangan di Pasar Mitra Tani. Tentunya ini semakin memudahkan masyarakat, terlebih lagi menjelang Idul Fitri kita memberikan fasilitas free ongkir bagi pembelian melalui aplikasi PasTani, GrabMart serta Digiretail Mandiri,” ujar Risfaheri. 

“Kami juga dorong Pasar Mitra Tani di daerah yang berada di bawah pengelolaan dan binaan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi untuk dapat melayani belanja online. Layanan belanja online free ongkir dalam menghadapi Ramadhan dan Idulfitri ini, juga berlaku bagi PMT di daerah yang telah dapat menjalankan aplikasi belanja online. Saat ini baru provinsi Jateng dan Sulsel yang sudah memanfaatkannya”, ungkap Risfaheri.
 
Sementara itu Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi mengatakan, berbelanja secara online akan terus menjadi tren ke depan terlebih lagi kondisi pandemi di mana masyarakat diminta untuk membatasi pergerakan dan berada di rumah saja,
 
“Karena itu kita antisipasi dengan membangun aplikasi belanja online PasTani dan melakukan kerja sama dengan berbagai jasa pengantaran online,” ungkapnya.
 
Inovasi layanan secara online ini menjadi bagian dari konsen Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang mendorong sektor pertanian dan pangan ke arah digitalisasi dan pengoptimalan teknologi. (RO/OL-10)

Baca Juga

Dok. Kredivo

Kredivo Dapat Tambahan Kucuran Lini Kredit US$ 100 Juta dari VPC

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 03:00 WIB
CEO Kredio Umang Rustagi mengatakan, pendanaan lini kredit tersebut merupakan yang terbesar bagi Kredivo hingga saat...
Dok. Tokopedia

Dua Pelaku UMKM Bertema Budaya ini Sukses Manfaatkan Platform Digital

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 02:30 WIB
Demi meningkatkan penjualan, Caramia pun memanfaatkan platform digital. Dia mengungkapkan saat ini sekitar 60 persen penjualan Tioria by...
Dok. WOM Finance

WOM Finance Targetkan Rp5 Triliun dari Obligasi Berkelanjutan IV Tahap 1

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 01:30 WIB
Dana yang didapat dari obligasi akan digunakan sebagai modal kerja WOM Finance untuk menyalurkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya