Rabu 05 Mei 2021, 14:15 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh -0,74% di Triwulan I 2021

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Ekonomi Indonesia Tumbuh -0,74% di Triwulan I 2021

Antara
Ilustrasi

 

PERTUMBUHAN ekonomi Indonesia pada triwulan I 2021 tercatat masih tumbuh di zona negatif. Dalam laporan Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat perekonomian Indonesia di tiga bulan pertama tahun ini tumbuh -0,74% secara tahunan (year on year/yoy).

Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat Rp3.969,1 triliun. sedangkan PDB atas dasar harga konstan tercatat Rp2.683,1 triliun.

“Dengan begitu, ekonomi indonesia pada triwulan I 2021 masih mengalami kontraksi 0,74% yoy, dan secara kuartalan turun 0,96% q to q (quarter to quarter),” tutur Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (5/5).

Kendati tumbuh di zona negatif, ekonomi Indonesia konsisten menunjukkan pemulihan ekonomi. Hal itu, kata Suhariyanto, dapat dilihat dari perkembangan pertumbuhan ekonomi nasional sejak mengalami penurunan terdalam di triwulan II 2020.

Pada triwulan II 2020 ekonomi Indonesia tercatat tumbuh -5,32% (yoy), naik perlahan di triwulan III 2020 (yoy) menjadi -3,49%, dan di triwulan IV 2020 menjadi -2,19%. “Ini menunjukkan tanda pemulihan ekonomi akan semakin nyata dan tentu kita berharap ke depan pemulihan ekonomi terjadi di 2021 betil-betul bisa terwujud,” ucap Suhariyanto.

Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Nasional Terus Membaik

Berdasarkan catatan BPS, ada enam lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan positif pada triwulan I 2021, yakni, informasi dan komunikasi (8,72%), pengadaan air (5,49%), jasa kesehatan (3,64%), pertanian (2,95%), pengadaan listrik dan gas (1,68%) dan real estate (0,94%).

Sedangkan 11 lapangan usaha tercatat masih mengalami pertumbuhan negatif, yakni, konstruksi (-0,79%), perdagangan (-1,23%), industri (-1,38%), jasa pendidikan (-1,61%), pertambangan (-2,02%), administrasi pemerintahan (-2,94%), jasa keuangan (-2,99%), jasa lainnya (-5,15%), jasa perusahaan (-6,10%), akomodasi dan makan minum (-7,26%), dan transportasi dan pergudangan (-13,12%).

“Menurut lapangan usaha, 64,56% PDB triwulan I 2021 ini berasal dari industri, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan,” kata Suhariyanto.

Adapun berdasarkan pengeluaran, tercatat hanya tiga kelompok yang mengalami pertumbuhan positif, yaitu konsumsi pemerintah (2,96), ekspor (6,74%), dan impor (5,27%). Sedangkan tiga kelompok lain masih mengalami pertumbuhan negatif seperti konsumsi rumah tangga (-2,23%), konsumsi LNPRT (-4,53%), dan PMTB (-0,23%).

Suhariyanto bilang, konsumsi rumah tangga yang tumbuh -2,23% itu merupakan sumber kontraksi terdalam pada sumber pertumbuhan PDB triwulan I 2021 menurut pengeluaran sebesar -1,22%. “Tapi memang kontraksi menunjukkan arah perbaikan kalau kita bandingkan triwulan II hingga triwulan III 2020,” tutur Suhariyanto. (OL-2)

 

Baca Juga

Dok Modernland

Jelang Ganti Tahun, Penjualan di Dua Proyek Modernland Digeber

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Desember 2021, 22:15 WIB
Untuk kedua proyek tersebut Modernland menyiapkan program marketing berupa Promo Akhir Tahun 2021 yang berlaku selama Desember...
DOK. KOPMA UIN SULTAN ALAUDDIN MAKASSAR

Kemenkop UKM dan Perguruan Tinggi Bersinergi Ciptakan Enterpreneurship Melalui Inkubasi

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 03 Desember 2021, 21:39 WIB
Untuk implementasi pelaksanaan inkubasi dan pengenalan kewirausahaan sejak dini, Kementerian Koperasi dan UKM, bersinergi dengan dunia...
Dok.Bank DKI

Bank DKI Salurkan Beasiswa Pendidikan Dari Yayasan Beasiswa Jakarta

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Desember 2021, 21:39 WIB
Penerima beasiswa dari Yayasan Beasiswa Jakarta juga dapat melakukan transaksi secara nontunai melalui aplikasi JakOne Mobile Bank...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya