Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Indonesia Terbuka dalam Kerja Sama Perubahan Iklim

Insi Nantika Jelita
23/4/2021 15:04
Indonesia Terbuka dalam Kerja Sama Perubahan Iklim
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan(Antara/Bayu Pratama)

MENTERI  Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, Indonesia terbuka dalam kerja sama dengan Amerika Serikat (AS) dan negara lain dalam memerangi perubahan iklim.

Hal itu disampaikan Luhut dalam Leaders Summit on Climate (LSC) yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Joe Biden, hadir bersama 40 pemimpin negara termasuk dengan Presiden Joko Widodo pada Kamis (22/4) secara virtual.

“Kami berharap kedepannya akan tercipta berbagai kolaborasi dengan pihak AS terkait aksi nyata bagi iklim global dan negara-negara G20 serta ASEAN lainnya untuk mencapai tujuan bersama ini,” ungkapnya dalam keterangan, Jumat (23/4).

Menko Marves selaku salah satu pembicara dalam forum ini menyampaikan beberapa paparan nasional terkait penjagaan kenaikan suhu global. Menurutnya, Indonesia memiliki area perhutanan seluas 94.1 juta hektare atau 50.1% dari total luas daratan yang ada.

“Sektor kehutanan memberikan kontribusi 17,2% dari 29% target NDC (Nationally Determined Contribution) kami,” ucap Luhut.

Dia juga menyampaikan, Indonesia telah mengambil beberapa langkah perbaikan untuk mengurangi emisi dari deforestasi dan telah berusaha meningkatkan stok karbon melalui sejumlah aksi rehabilitasi hutan dan lahan.

“Presiden Jokowi telah mengeluarkan Keputusan Presiden, agar secara permanen membekukan izin baru untuk penebangan dan pemanfaatan lahan gambut sejak 2019,” paparnya.

Adapun, laju deforestasi Indonesia dilaporkan telah menurun tajam dalam beberapa periode terakhir, dan pada tahun 2020 penurunannya mencapai 75%. Indonesia juga telah melakukan berbagai aksi untuk mengurangi kebakaran hutan dan lahan. Strategi yang melibatkan berbagai komunitas masyarakat, dikatakan telah melatih 12.994 orang untuk menjadi Brigade Pemadam Kebakaran Hutan untuk mengontrol dan menghilangkan berbagai titik api dan kebakaran.

“Indonesia menyimpan hampir 17% total karbon biru, dimana angka ini tidak dapat dianggap sebelah mata,” pungkas Luhut. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Raja Suhud
Berita Lainnya