Selasa 20 April 2021, 23:35 WIB

Pemerintah Targetkan 60 Ribu Pekerja Seni Disuntik Vaksin

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Pemerintah Targetkan 60 Ribu Pekerja Seni Disuntik Vaksin

MI/Istana Kepresidenan/Agus Suparto.
Presiden Joko Widodo memantau pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi ratusan pekerja seni dan budayawan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.

 

PEMERINTAH melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memfasilitasi pekerja seni dan pelaku ekonomi kreatif untuk mendapat vaksinasi virus covid-19. Targetnya pun mencapai 60 ribu lebih pekerja seni dan hampir 50 ribu pekerja ekonomi kreatif yang terdata untuk menerima suntikan vaksin itu.

"Kami sudah informasikan dan kondisikan agar Dinas Pariwisata menyuplai data peserta (vaksin)," ungkap Staf Ahli Manajemen Krisis Kemenpareraf Henky Manurung dalam keterangannya, Selasa (20/4). Henky menuturkan, pemberian vaksinasi covid-19 kepada pelaku seni dan ekonomi kreatif guna memberikan jaminan rasa aman saat bekerja, meski protokol kesehatan tetap diutamakan. "Selain itu tingginya minat pelaku usaha ekonomi kreatif untuk vaksinasi juga suatu pertanda positif," kata Henky.

Sementara itu, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi mengungkapkan, vaksinasi bagi pekerja seni tersebut bisa dilakukan lewat dua jalur. Caranya melalui asosiasi profesi pekerja seni serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif daerah masing-masing yang akan dijadwalkan ke Dinas Kesehatan setempat. "Untuk pekerja seni memang kita dorong melakukan vaksinasi di sentra-sentra vaksinasi yang besar seperti di Istora," ucapnya.

Menurut Nadia, vaksinasi terhadap para pekerja seni sudah termasuk dalam perhitungan 17 juta pekerja publik yang menjadi sasaran vaksinasi tahap kedua. "Dengan demikian ini tidak mengganggu pelaksanaan vaksinasi bagi golongan lansia," terangnya.

Terkait dengan ketersediaan vaksin, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Bio Farma Bambang Heriyanto menyebut, untuk mencapai herd immunity, kebutuhan vaksinnya mencapai 426 juta dosis. "Kemarin sudah datang kembali Sinovac dalam bentuk bulk sebanyak 6 juta dosis, totalnya kini ada 59,5 juta dosis dari komitmen 140 juta dosis vaksin dari Sinovac," pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Pengembang Properti Dukung Program Work From Bali

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 07 Mei 2021, 01:43 WIB
Tren digital nomad dinilai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, sangat mungkin diterapkan di...
Dok. FedEx Express

International Trade Challenge Kembangkan Jiwa Wirausaha Pelajar

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 07 Mei 2021, 00:49 WIB
Kompetisi itu bertujuan membangkitkan semangat kewirausahaan dan kemampuan berbisnis anak muda...
Antara

SPBU Total di Seluruh Indonesia Resmi Ditutup sejak 2020

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 06 Mei 2021, 23:54 WIB
PT Total Oil Indonesia memutuskan untuk menutup seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya