Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham (IHSG) Jumat (16/4) dibuka menguat pada pukul 09.36 WIB. IHSG berada di level 6,94.49 atau naik 14,85 poin (0,22%).
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper memprediksi zona hijau IHSG kali ini akan berlangsung hingga penutupan pekan ini.
"IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal terlihat indicator stochastic masih melebar mengindikasikan IHSG masih akan melanjutkan potensi penguatan," kata Dennies dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/4).
IHSG diprediksi menguat dengan resistance 1 di level 6.095 atau resistance 2 di level 6.112.
"Investor akan mencermati data perekonomian antara lain data pengangguran Amerika Serikat, serta data industrial dan data GDP dari China," ujar Dennies.
Baca juga: Neraca Dagang Surplus, IHSG Ditutup Menguat
Pergerakan didorong oleh Agriculture (+2,19%) dan Trade (+1,01%). IHSG ditutup menguat setelah didorong himbauan oleh Bank Indonesia untuk Kembali menurunkan suku bunga untuk mendukung UMKM demi percepatan pemulihan ekonomi.
Selain itu, Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 34.035,99 (+0,90%), NASDAQ ditutup 14.038,76 (+1,31%), S&P 500 ditutup 4.170,42 (+1,11%).
"Sentimen investor terus meningkat seiring dengan data ekonomi yang membaik pada hari kamis lalu dimana data penjualan retail bulan Maret 2021 menunjukan peningkatan ke level 9,8% jauh di atas estimasi konsensus di level 6,1%," ungkapnya.
Di sisi lain, data klaim pengangguran mencapai angka terendahnya sejak Maret 2020, yaitu di level 576.000 untuk tanggal 10 April 2021 dibawah ekspektasi di level 710.000.
"Data ekonomi yang membaik tersebut diyakini hasil dari vaksinasi yang telah berjalan selama ini. Bursa Asia dibuka menguat mengikuti pergerakan saham Wall Street. Investor juga menanti data ekonomi dari China seperti GDP," tutupnya.(OL-5)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved