Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) menilai perekonomian global diperkirakan pulih dengan cepat. Hal ini terlihat dari akselerasi proses vaksinasi covid-19 secara global dan membaiknya sektor manufaktur.
Selain itu, di AS perbaikan ekonomi diperkirakan berlangsung lebih cepat didorong oleh stimulus fiskal senilai US$1,9 triliun dan tingginya laju vaksinasi yang diperkirakan menciptakan herd immunity di semester II 2021. "Optimisme pemulihan ekonomi di AS mendorong kenaikan yield US Treasury dan meningkatkan volatilitas pasar keuangan global, terutama di pasar obligasi dan nilai tukar negara emerging markets," ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam rilis Rapat Dewan Komisioner OJK, Jumat (26/3).
Perkembangan positif dari sisi perekonomian dan progres vaksinasi tersebut, lanjut Wimboh, mendorong pasar saham global menguat di Maret 2021. Sampai dengan 19 Maret, IHSG menguat sebesar 1,8% mtd.
Hingga 23 Maret, jumlah penawaran umum yang dilakukan di pasar modal mencapai 30 emiten, dengan total nilai penghimpunan dana mencapai Rp33,7 triliun. Dari jumlah penawaran umum tersebut, tujuh di antaranya dilakukan emiten baru. Dalam pipeline saat ini terdapat 66 emiten yang akan melakukan penawaran umum dengan total indikasi penawaran sebesar Rp25,33 triliun.
Namun begitu, peningkatan volatilitas di pasar keuangan global mendorong yield obligasi domestik meningkat dan nilai tukar rupiah melemah 1,1% mtd ke 14.400/dolar AS. "Pelemahan tersebut diiringi dengan outflow investor nonresiden sebesar Rp0,12 triliun mtd dan Rp1,01 triliun mtd (ytd pasar saham: net buy Rp0,92 triliun; ytd pasar SBN: net sell Rp1,3 triliun)," ujarnya.
Di sektor perbankan, Wimboh menambahkan bahwa dukungan pemerintah dalam bentuk PMN (penyertaan modal negara) kepada BUMN mendorong dana pihak ketiga (DPK) tumbuh double digit sebesar 10,11% yoy di Februari 2021, terutama didorong pertumbuhan giro yang signifikan sebesar 19,98% yoy. Pada Februari 2021 kredit perbankan terkontraksi sebesar minus 2,15% yoy seiring dengan tingginya tren pelunasan kredit serta belum pulihnya permintaan sektor usaha.
Di industri keuangan nonbank, piutang perusahaan pembiayaan terkontraksi sebesar minus 19,8% yoy karena belum pulihnya permintaan dari sektor rumah tangga. "Industri asuransi tercatat menghimpun pertambahan premi sebesar Rp22,8 triliun dan fintech P2P lending Februari 2021 mencatatkan outstanding pembiayaan sebesar Rp16,96 triliun atau tumbuh sebesar 17,0% yoy," pungkas Wimboh. Premi asuransi jiwa sebesar Rp15,5 triliun serta asuransi umum dan reasuransi Rp7,3 triliun. (OL-14)
Hubungan AS-NATO retak! Spanyol & Italia tutup wilayah udara untuk militer AS terkait perang Iran. Trump: "AS akan mengingat pengkhianatan ini."
Kehadiran pasukan AS dengan kemampuan tempur darat di wilayah yang tengah dilanda konflik aktif menunjukkan kesiapan Washington.
Menlu AS Marco Rubio menyatakan bahwa tuntutan Iran agar Amerika mengakui kedaulatan Iran atas Selat Hormuz dalam perundingan yang sedang berlangsung tidak dapat diterima.
KOMITE penting di parlemen Iran menyetujui rencana penerapan tarif tol bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Ini menurut laporan media lokal pada Selasa (31/3).
Jangan-jangan, Trump sedang mencari cara mengakhiri perang tanpa dicap salah kalkulasi dan kalah perang?
PEJABAT Pemerintah Spanyol menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya bagi penerbangan terkait dengan perang yang melibatkan Iran.
KPPU memutuskan 97 pelaku usaha layanan pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi ata fintech P2P lending atau biasa dikenal dengan pinjaman online atau pinjol.
OJK menetapkan batas maksimal masa tunggu untuk manfaat umum selama 30 hari kalender sejak polis aktif, kecuali untuk kasus kecelakaan.
INDUSTRI fintech lending atau pinjaman daring (pindar) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan dari tahun ke tahun
OJK meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat penegakan hukum dan sinergi lintas pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas sektor keuangan.
Mahkamah Agung resmi melantik Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031. Simak daftar lengkap nama pejabat baru OJK
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved