Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah kondisi likuiditas yang longgar, fungsi intermediasi sektor keuangan belum kuat. Ini tercermin dari kontraksi kredit pada Februari 2021 sebesar 2,15% (yoy) dibandingkan dengan kontraksi 1,92% (yoy) pada Januari 2021.
Itu disampaikan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam paparan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Kamis (18/3). Karenanya, berbagai langkah penguatan terus dilakukan sejalan dengan sinergi kebijakan komite stabilitas sistem keuangan (KSSK), perbankan, dan dunia usaha untuk menjaga optimisme dan mengatasi permasalahan sisi permintaan dan penawaran dalam penyaluran kredit/pembiayaan dari perbankan kepada dunia usaha dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi nasional.
"Dalam kaitan ini, Bank Indonesia terus menempuh kebijakan makroprudensial akomodatif termasuk kebijakan uang muka kredit/pembiayaan kendaraan bermotor dan loan to value/financing to value (LTV/FTV) kredit/pembiayaan properti yang telah diumumkan," kata Perry.
Bank Indonesia juga akan mendorong peningkatan kredit/pembiayaan perbankan kepada dunia usaha dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan melalui perluasan komponen pembiayaan dan reaktivasi rasio intermediasi makroprudensial (RIM/RIM syariah) secara bertahap. Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan Januari 2021 tetap dijaga tinggi pada level 24,40% dan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) tetap rendah, yakni 3,17% (bruto) dan 1,03% (neto).
Pada aktivitas transaksi, uang kartal yang diedarkan (UYD) pada Februari 2021 mencapai Rp783,6 triliun, tumbuh 11,95% (yoy). Di sisi lain, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu kredit pada Februari 2021 tercatat Rp579,6 triliun, mengalami kontraksi 4,93% (yoy).
"Ini sejalan dengan masih terbatasnya mobilitas dan lemahnya permintaan domestik akibat pandemi covid-19," kata Perry. Meski demikian, transaksi ekonomi dan keuangan digital terus tumbuh dengan meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat untuk berbelanja daring, meluasnya pembayaran digital dan melalui digital banking.
Nilai transaksi uang elektronik (UE) pada Februari 2021 sebesar Rp19,2 triliun atau tumbuh 26,42% (yoy). Volume transaksi digital banking juga terus meningkat pada Februari 2021 tumbuh 36,41% (yoy) mencapai 464,8 juta transaksi dan nilai transaksi digital banking yang tumbuh 22,94% (yoy) mencapai Rp2.547,5 triliun.
"Dengan mempertimbangkan pesatnya perkembangan teknologi, inovasi, serta perluasan dan penguatan ekosistem digital, Bank Indonesia memprakirakan tren digitalisasi masih akan terus berlanjut," kata Perry. (OL-14)
Terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi langkah positif bagi penguatan kebijakan ekonomi nasional.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pergantian wakil menteri keuangan (wamenkeu) akan dilakukan pekan depan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai penguatan nilai tukar rupiah tidak semata-mata dipicu oleh penunjukan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI.
Pasca penunjukan Thomas Aquinas Muliatna (AM) Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), pasar keuangan domestik menunjukkan respons positif.
Deputi Gubernur Bank Indonesia terpilih, Thomas Aquinas Muliatna (AM) Djiwandono, memaparkan lima strategi utama yang akan menjadi arah kebijakan Bank Indonesia (BI)
Independensi Bank Indonesia (BI) berada dalam sorotan menyusul pencalonan Thomas Djiwandono.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved