Selasa 09 Maret 2021, 08:10 WIB

Jasa Marga Sodorkan 9 Ruas Tol ke LPI

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Jasa Marga Sodorkan 9 Ruas Tol ke LPI

Antara/Harivyan Perdana Putra
Jasa Marga akan melepas 9 ruas tol miliknya ke SWF.

 

DIREKTUR  Keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk Donny Arsal mengatakan, pihaknya menyodorkan sembilan dari 21 aset ruas tol ke investor melalui Sovereign Wealth Fund atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) Indonesia untuk tahap pertama.

Sembilan aset itu yakni Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Jakarta-Cikampek II Elevated, Semarang-Batang, Gempol-Pandanaan, dan Pandaan-Malang. Lalu, ada juga Gempol-Pasuruan, Balikpapan-Samarinda, Manado-Bitung dan Bali Mandara.

"Perlu kami sampaikan aset-aset yang kita siapkan ini bisa diganti aset lainnya sesuai dengan risk appetite (selera risiko) LPI sendiri. Jadi, baru kita siapkan sebagai awal meskipun kita ready 21 aset di bawah Jasa Marga," ungkap Donny dalam keterangannya, Senin (8/3).

Donny juga menuturkan, SWF setidaknya memiliki empat manfaat. Pertama, meningkat likuiditas perusahaan karena adanya aliran dana masuk. Kedua, alternatif pendanaan dari sisi ekuitas.

"Manfaat ketiga adalah untuk memperbaiki struktur permodalan Jasa Marga karena ada equity yang masuk," kata Donny.

Manfaar terakhir, lanjutnya, ialah dengan adanya asset recycling atau divestasi, diharapkan akan meningkat kinerja karena penjualannya dilakukan di atas nilai buku.

Jasa Marga sendiri, ucap Donny, memiliki 21 aset yang siap menampung dana dari LPI ini. Dari 21 aset, sebanyak 18 masuk dalam tahapan brown field atau proyek ini menghilangkan risiko pembebasan lahan dan konstruksi dan 9 aset itu siap dilego.

Sementara itu, Direktur Keuangan PT Waskita Karya (Persero) Tbk Taufik Hendra Kusuma mengatakan, kehadiran LPI akan membantu BUMN pengembang infrastruktur dalam melakukan divestasi. Hal ini, ungkapnya, dikarenakan LPI berperan sebagai investor yang akan mengambil alih proyek investasi yang telah beroperasi seperti jalan tol, bandara, dan Pelabuhan yang saat ini dimiliki oleh BUMN.

"Dengan begitu BUMN akan kembali memiliki kapasitas baru khususnya keuangan untuk mendanai pembangunan proyek infrastruktur lainnya," ujar Taufik.

Sementara itu, ungkap Taufik, bentuk kerja sama yang diharapkan dari LPI adalah dalam bentuk pelepasan saham jalan tol yang saat ini dimiliki oleh anak usaha Waskita yaitu PT Waskita Toll Road. Saat ini Waskita mempunyai kepemilikan pada 17 ruas di Pulau Jawa dan Sumatera dimana 12 telah beroperasi, baik secara penuh maupun parsial. (E-1)

Baca Juga

Antara/Fakhri Hermansyah.

Utang Luar Negeri Indonesia pada Triwulan I-2022 Turun

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 19 Mei 2022, 14:37 WIB
Perkembangan tersebut disebabkan oleh penurunan posisi ULN sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral) dan sektor...
Antara

Menkeu Usulkan Anggaran Subsidi Energi Ditambah Rp74,9 Triliun

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 19 Mei 2022, 14:26 WIB
Usulan pemerintah itu sejalan dengan lonjakan harga minyak dunia, yang semakin jauh dari asumsi harga minyak mentah Indonesia...
Ist

Xpreneur Summit 2022 Agendakan Bahas Otomasi Kekayaan 

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 14:10 WIB
Menurut Founder Xpreneur & Lightrees Group Joshua Tan, di zaman digital ini, yang terpenting bukan dapat uang besar sekali-kali, tapi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya