Senin 01 Maret 2021, 16:05 WIB

Sektor Transportasi masih Turun pada Januari 2021

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Sektor Transportasi masih Turun pada Januari 2021

Antara/Iggoy el Fitra.
Petugas keamanan membantu penumpang disabilitas menaiki kereta Bandara Minangkabau di Stasiun Pulau Air, Padang, beberapa waktu lalu.

 

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat tren penurunan di sektor transportasi berlanjut pada Januari 2021. Ini menandakan dampak pandemi covid-19 masih membayangi dan belum usai.

Tercatat penerbangan domestik Indonesia pada Januari 2021 hanya 2,34 juta perjalanan atau turun 36,19% dibanding Desember 2020 (month to month/mtm) yang mencapai 3,66 juta perjalanan. Pun demikian bila dibandingkan dengan Januari 2020 (year on year/yoy) sebanyak 6,29 juta perjalanan atau turun hingga 62,88%.

Turunnya jumlah penerbangan domestik pada Januari 2021 disebabkan masa liburan Natal dan Tahun Baru telah usai. Itu juga ditambah dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang hingga kini berlanjut ke PPKM mikro.

"Pada Januari jumlah penumpang angkutan udara domestik tidak setinggi Desember 2020. Peraturan pemerintah tentang perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang harus memenuhi syarat terkait tes covid-19 tentu berpengaruh. Itu menyebabkan jumlah penerbangan domestik pada Januari mengalami penurunan yang cukup dalam," jelas Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, Senin (1/3).

Setali tiga uang, dampak pandemi turut menghantam penerbangan internasional. BPS mencatat secara yoy, penerbangan lintas negara mengalami penurunan hingga 96,97%, dari 1,68 juta perjalanan di Januari 2020 menjadi 0,05 juta perjalanan pada Januari 2021.

Suhariyanto bilang, kebijakan berbagai negara, tak terkecuali Indonesia, tentang pelarangan bepergian keluar negeri menjadi alasan utamanya. Belum lagi saat itu di beberapa negara ditemukan varian covid-19 baru. "Jadi bisa dipahami bahwa jumlah penumpang internasional saat ini masih rendah sekali hanya sebesar 0,05 juta orang," tuturnya.

Tren penurunan juga terjadi pada tingkat penumpang angkutan kereta api. Tercatat terjadi penurunan sebesar 11,95% (mtm) dari 13,52 juta perjalanan menjadi 11,90 juta perjalanan. Turunnya penumpang kereta api selama Januari 2021 terjadi karena penurunan penumpang kereta rel listrik (KRL). Itu terjadi lantaran masa liburan Natal dan Tahun Baru telah berakhir.

"Jadi selama pemberlakuan PPKM kemarin penumpang KRL mengalami penurunan signifikan. Penumpang KRL menyumbang 80% terhadap total kereta penumpang angkutan kereta," terang Suhariyanto.

Tak hanya perjalanan penumpang, perjalanan kereta barang pun mengalami penurunan 8,61% (mtm) dari 4,33 juta perjalanan menjadi 3,96 juta perjalanan. Turunnya perjalanan kereta barang yang mengangkut emas di wilayah Jawa dan batu bara di Sumatra menjadi faktor terbesar turunnya total perjalanan kereta barang pada Januari 2021.

Angkutan laut pada Januari 2021 juga mengalami penurunan, hanya tidak sedalam yang terjadi di udara maupun kereta api. "Pada Januari 2021, penumpang yang menggunakan angkutan laut adalah sebesar 1,26 juta, turun dibandingkan bulan lalu karena pascaliburan Natal dan Tahun Baru. Dibandingkan Januari 2020, masih mengalami penurunan 43%," imbuh Suhariyanto.

"Di sini Kemenhub masih sangat tertib dalam mematuhi protokol kesehatan. Tiket yang dijual masih 50% dari kapasitas kapal," sambungnya.

Kapal barang terjadi penurunan 5,2% (mtm), tapi meningkat 2,28% (yoy). Hal itu, kata Suhariyanto, mencerminkan komitmen pemerintah memastikan ketersediaan logistik di masa pandemi. "Ini merupakan komitmen pemerintah untuk terus menerus menjaga pasokan logistik dengan menggunakan angkutan laut," pungkas dia. (OL-14)

Baca Juga

AFP/Patrick Lux

Hannover Messe Bantu Wujudkan Mimpi Indonesia Emas di 2045

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 08:35 WIB
Indonesia merupakan satu-satunya negara ASEAN yang menjadi Partner Country di ajang pameran teknologi industri  Hannover Messe...
MI/Dok PT Mentari Mulia Berjangka

Kini Hadir CFD Single Stock Dengan Pilihan Investasi Terbanyak

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 08:35 WIB
PT Mentari Mulia Berjangka  berhasil meluncurkan produk CFD Single Stock dengan pilihan terbanyak di Indonesia. Sehingga warga...
Antara/Fikri Yusuf

Mudik Dilarang, Prokes Ketat di Tempat Wisata Lokal Disiapkan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 12 April 2021, 23:04 WIB
"Destinasi lokal akan mendapat limpahan kunjungan. Dengan prokes ketat dan disiplin mereka akan mempertimbangkan destinasi wisata...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya