Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA emas sedikit menguat pada akhir perdagangan pekan ini. Komoditas itu merangkak naik untuk hari kedua berturut-turut, setelah sempat jatuh akibat pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).
Namun, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS menahan keuntungan lebih lanjut logam mulia. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York
Exchange, terangkat US$2,4 atau 0,14% menjadi ditutup pada US$1.777,40 per ons.
Baca juga: Kebijakan Stimulus AS Bikin Harga Emas Melonjak
Sehari sebelumnya, yakni Kamis waktu setempat, emas berjangka naik US$2,2 atau 0,12% menjadi US$1.775,00 per ons. Emas berjangka terpuruk US$26,2 dolar atau 1,46% menjadi US$1.772,80 per ons pada Rabu lalu, setelah anjlok US$24,2 dolar AS atau 1,33% menjadi US$1.799,00 per ons pada Selasa.
"Penurunan dolar AS kemungkinan telah mendorong harga emas lebih tinggi," tutur Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.
Nilai tukar dolar AS turun 0,3% terhadap sekeranjang mata uang utama global. Tampaknya, kurs dolar AS akan membukukan kerugian dalam dua pekan berturut-turut.
"Akan tetapi, masalah untuk harga emas tetap pada imbal hasil. Kami terus melihat suku bunga di seluruh kurva bergerak lebih tinggi," imbuh Melek.
Baca juga: Tutup tahun, Kurs Dolar AS Catat Penurunan Terburuk Sejak 2017
Imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS untuk periode 10 tahun naik mendekati level tertinggi. Sementara itu, emas dipandang sebagai lindung nilai inflasi. Ekspektasi
inflasi yang lebih tinggi pun mendorong imbal hasil.
Pergerakan harga emas masih mendapatkan keuntungan dari kebijakan moneter yang longgar dan suku bunga riil yang rendah pada tahun ini. Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Janet Yellen menyebut tanda perbaikan ekonomi AS tidak mengurangi rencana paket bantuan pandemi covid-19 sebesar US$1,9 triliun.(Ant/OL-11)
Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Selasa dengan penguatan tipis. Rupiah tercatat naik 36 poin atau 0,21 persen ke level Rp16.762 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah hari ini, Senin 2 Februari 2026, menunjukkan adanya dinamika.
Tekanan geopolitik global yang meningkat berdampak pada naiknya volatilitas di pasar keuangan, baik global maupun domestik.
Cek kurs Rupiah hari ini, Kamis 29 Januari 2026. Rupiah melemah tajam mendekati Rp16.800 per USD akibat kombinasi sinyal The Fed dan sentimen MSCI. Simak tabel kurs bank lengkap.
Nilai tukar Rupiah hari ini, Rabu 28 Januari 2026 menguat ke level Rp16.730 per Dolar AS. Cek kurs jual beli USD, SGD, EUR di BCA, Mandiri, dan JISDOR.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026, dibuka menguat sebesar 36 poin atau 0,21% ke level Rp16.784 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.820 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved