Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) Indonesia Sri Mulyani mengungkapkan lembaga tersebut menjadi salah satu instrumen pelengkap dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.
"LPI ini komplenter yang melengkapi berbagai kebijakan yang sudah ada," ujar Sri Mulyani di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (16/2).
Ia menyebutkan pengendalian covid-19 merupakan syarat mutlak yang harus dicapai untuk bisa membawa kembali perekonomian Indonesia ke level positif.
Strateginya, jelas dia, pemerintah telah mengucurkan dana besar melalui APBN untuk menangani pandemi baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan.
"Salah satu salurannya adalah kepada LPI. Sebagai modal awal, pemerintah memberi penyertaan modal tahun ini Rp15 triliun dan tahun lalu Rp15 triliun. Ditambah aset dari saham-saham milik negara yang mencapai Rp45 triliun," tuturnya.
Melalui dana total Rp75 triliun itu, jajaran direksi LPI diharapkan bisa melakukan terobosan, inovasi kreatif yang mampu menarik banyak investor menanamkan modal di Tanah Air.
Dengan begitu, perekonomian akan semakin kencang bergerak dan perputaran uang juga akan semakin cepat.
Jika semua itu bisa terlaksana dengan baik, perempuan yang juga menjabat menteri keuangan itu optimistis pertumbuhan ekonomi nasional pada 2021 bisa berada pada kisaran 4,3%-5,3%.
"Kisaran ini menggambarkan kita masih optimistis di sekitar 5%. Itu didasarkan pada kuartal pertama tahun ini. Kalau kita lihat, banyak indikator pemulihan yang akselerasinya terlihat nyata. Inilah yang kita upayakan di Februari dan Maret," pungkasnya. (OL-8)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved