Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terus berupaya memperluas pemanfaatan gas bumi untuk sektor industri di berbagai wilayah.
Salah satu upaya terbaru yang dilakukan adalah membuka akses penyaluran gas perdana (gas in) ke pipa induk di Kawasan Industri Terpadu Indonesia China (KITIC) dan Kawasan Industri GIIC Deltamas, Bekasi, Jawa Barat.
Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama mengungkapkan, pembangunan infrastruktur pipa gas yang melintasi KITIC dan GIIC Deltamas sudah rampung pada Januari silam dan bisa segera dioperasikan.
"Ini menjadi tanda bahwa dari sisi infrastruktur dan pasokan PGN sudah siap untuk mengalirkan gas ke pelanggan-pelanggan industri di kawasan tersebut," ujar Rachmat melalui keterangan resmi, Rabu (3/2).
Baca juga : Target Investasi Rp900 T, Luhut : Tidak Sulit
Sejauh ini, Rachmat menyebut, ada enam industri dari kawasan tersebut yang berpeluang menjadi calon pelanggan baru PGN.
KITIC dan Kawasan Industri GIIC Deltamas sedianya masuk ke wilayah pengelolaan gas bumi PGN Area Bekasi yang sekarang telah melayani lebih dari 240 pelanggan industri dan komersial.
“Kami optimistis dengan strategi pengembangan yang tepat, pengembangan jaringan pipa ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap keuangan perusahaan serta dapat medukung pengembangan produk pada kelompok pelanggan sektor komersial industri,” imbuh Rachmat. (OL-7)
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Pengembangan jaringan gas dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam Program Prioritas Nasional untuk memperkuat kemandirian energi.
DPR mendukung penuh upaya pengurangan impor LPG. Namun, percepatan pembangunan jargas harus menjadi prioritas.
Kinerja positif perusahaan plat merah tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan pada tahun 2023 sehingga Pertamina dapat terus berkontribusi positif untuk negara.
Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz menjelaskan, kebutuhan energi gas bumi berdasarkan Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Jawa Barat akan meningkat
Kedatangan Menteri ESDM kali ini memberikan semangat kepada tim yang tengah melakukan akselerasi penyelesaian proyek JTB.
Gas sangat layak menjadi energi transisi menuju energi bersih karena ketersediaannya mencukupi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved