Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi VI DPR Adisatrya Suryo Sulisto menyampaikan usulan pengalihan sebagian subsidi LPG 3 kilogram untuk pembangunan jaringan gas rumah tangga (Jargas).
Hal itu dikemukakannya usai pertemuan dengan Danantara, Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), PT Pertamina Gas Negara (PGN) Tbk, serta Pertamina EP di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (22/11).
Adisatrya menegaskan kebijakan tersebut perlu kajian mendalam dari Kementerian ESDM, Danantara, dan BP BUMN.
"Subsidi memang bisa dialihkan untuk pembangunan jargas, tetapi kebutuhan masyarakat terhadap LPG 3 kilogram saat ini juga harus diperhatikan. Masyarakat masih sangat membutuhkan LPG sementara ekspansi jargas masih sangat kurang," ujarnya dalam keterangan yang dikutip, Minggu (23/11).
Legislator asal Dapil Jawa Tengah VIII ini menegaskan bahwa Komisi VI DPR mendukung penuh upaya pengurangan impor LPG. Namun, katanya, percepatan pembangunan jargas harus menjadi prioritas agar semakin banyak rumah tangga dapat menikmati jaringan gas yang lebih efisien dan ekonomis.
Sementara itu, Direktur Utama PT PGN Tbk Arief Kurnia Risdianto dalam paparannya menjelaskan, dalam pelaksanaan program Jargas, terdapat tiga tantangan utama, yaitu keminatan masyarkat, keekonomian badan usaha, konstruksi dan perizinan.
"Kami berharap adanya kemudahan perizinan dan pembebasan biaya daerah untuk meningkatkan keekonomian program Jargas sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional," ungkapnya.
Arief juga mengungkapkan pentingnya penyelarasan bauran energi antara Jargas dan LPG. Hal itu untuk meningkatkan keminatan masyarakat dan menjaga retensi pelanggan di wilayah Jargas. (Ifa/E-1)
Tambahan pasokan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional, terutama di momen-momen hari besar keagamaan.
Awalnya, penyesuaian direncanakan mulai berlaku pada 1 Mei 2025. Nsmun pelaksanaan serentak akhirnya diputuskan pada Senin, 16 Juni 2025.
Pengembangan jaringan gas dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam Program Prioritas Nasional untuk memperkuat kemandirian energi.
Kinerja positif perusahaan plat merah tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan pada tahun 2023 sehingga Pertamina dapat terus berkontribusi positif untuk negara.
Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz menjelaskan, kebutuhan energi gas bumi berdasarkan Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Jawa Barat akan meningkat
Kedatangan Menteri ESDM kali ini memberikan semangat kepada tim yang tengah melakukan akselerasi penyelesaian proyek JTB.
Gas sangat layak menjadi energi transisi menuju energi bersih karena ketersediaannya mencukupi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved