Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Bank Rakyat Indonesia Sunarso menuturkan, pembentukkan holding ultra mikro berprinsip pada penciptaan ekosistem pemberdayaan terintegrasi bagi sektor UMKM. Dia mengaku akan mengikuti kehendak pemegang saham dalam pembentukkan holding tersebut.
"Holding itu bertujuan menciptakan ekosistem ultramikro, dan kemudian itu apakah ide BRI atau kementerian. Saya kira kita mesti mengikuti kemauan pemegang saham, aspirasi pemegang saham dan kemudian kita bertiga (BRI, PNM dan Pegadaian) terlibat," jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR, Selasa (2/2).
BRI, lanjutnya, telah melakukan riset terkait pembiayaan untuk sektor UMKM. Dari 62 juta UMKM yang ada di Indonesia, 57 juta di antaranya merupakan sektor ultra mikro.
Lalu, dari 57 juta usaha ultra mikro tersebut, hanya 15 juta pelaku usaha yang dapat mengakses lembaga pembiayaan formal. Sedangkan 5 juta pelaku usaha mendapatkan pembiayaan dari rentenir, 7 juta pelaku usaha melalui kerabat dan 18 juta pelaku usaha ultra mikro sama sekali tidak dapat mengakses pembiayaan.
Penciptaan holding ultra mikro diharapkan dapat menjawab persoalan tersebut. Sunarso menjelaskan, terdapat tiga jenis bisnis pembiayaan yang dapat dijalankan. Pertama melalui sistem gadai seperti yang dilakukan pegadaian.
Kedua, melalui mekanisme fidusia, di mana peminjam harus memberikan jaminan berupa sertifikat atau dokumen berharaga lain. Ini umum dilakukan oleh bank. Ketiga ialah pendanaan yang diperoleh melalui financial technology.
"Maka tantangan Pegadaian adalah, kalau ternyata pembiayaan berbasis fidusia itu lebih cepat dan fintech lebih cepat dan tidak harus menyerahkan barang, maka market gadai sendiri itu menjadi miss market yang pertumbuhannya terbatas," imbuh Sunarso.
"Sehingga kalau mau survive ya harus ikut di fidusia atau bahkan fintech. Saya ngomong seperti ini karena saya pernah di Pegadaian dan melakukan transformasi," sambungnya.
Baca juga : Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pangan Cukup Selama Pandemi
Sunarso menekankan, penciptaan ekosistem ultra mikro juga bertujuan untuk menjaga bisnis tiap perusahaan yang bergabung sesuai dengan model bisnis dan budaya bisnisnya. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) misalnya, akan makin terfokus pada group lending dan menangani masyarakat yang unbankable.
Begitu pula dengan PT Pegadaian yang akan tetap fokus di sistem gadai. "Kemudian nanti sistem yang naik kelas, dari yang tidak tertangani bank, masuk ke PNM kemudian Pegadaian dan tertampung di BRI untuk naik kelas," jelas Sunarso.
Melalui pembentukkan holding itu pula akan tercipta efisiensi langaran suku bunga pinjaman dapat diturunkan. Itu bisa terjadi karena BRI memiliki secondary reserve sebesar Rp150 triliun per hari yang ditempatkan di pasar uang dengan yield 3%.
"Sedangkan Pegadaian dan PNM itu sumber pendanaannya itu dari loan, instrumen, masih di atas 5%. Jadi bisa mendapatkan pendanaan secara langsung dari BRI," imbuh Sunarso.
Cara menurunkan suku bunga kedua ialah melakukan issuance instrumen dengan bunga yang dijamin oleh BRI. Dus, cost of fund dan operate cost dapat ditekan lantaran adanya keterhubungan tiap perusahaan.
"Sasaran kita bukan untuk bersaing dengan BPR, BMT dan lainnya, kita akan menyasar yang belum tersentuh oleh lembaga pembiayaan, sekitar 18 juta. Itu kita bisa menarik dari yang bunganya 100-500% (melalui rentenir) itu kepada ekosistem ini," kata Sunarso.
"Jadi ini adalah ekosistem yang selama ini kalau dibangun dan diikat dengan kerja sama, MoU, tidak jalan, maka diikat melalui ekosistem ekuitas. Statusnya, PNM ya tetap saham dimiliki pemerintah, Pegadaian juga demikian," pungkasnya.
Dia pun menegaskan sumber daya manusia yang ada di Pegadaian dan PNM dapat tetap bekerja seperti biasa. Tidak satu pun outlet dari dua perushaan itu akan berkurang, justru bila dibutuhkan keduanya bisa menggunakan outlet BRI yang lebih luas. (OL-7)
ION dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak integrasi data UMKM yang selama ini tersebar dalam berbagai platform
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Anggota Komisi VI DPR RI Asep Wahyuwijaya mendorong revisi UU Persaingan Usaha agar lebih kontekstual, adil.
JCI Batavia menawarkan kapasitas pemimpin muda Indonesia yang siap berkontribusi dan memberikan solusi.
KEPULAUAN terhadap sesama terus tumbuh di tengah masyarakat.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali menegaskan posisinya sebagai fondasi utama perekonomian Indonesia.
Proyek Bioethanol Glenmore diharapkan dapat membawa manfaat menyeluruh berupa diversifikasi bisnis.
Sepanjang 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi
NAIK kelas menjadi badan usaha milik negara (BUMN), kinerja BSI pada 2025 progresif jauh di atas industri perbankan sekaligus mengubah peta perbankan Indonesia.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
Perkara ini diketahui menjerat sembilan terdakwa. Salah satunya, beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa Muhammad Kerry Adrianto Riza yang masih berusia sekitar 40 tahun.
Bahkan sempat direviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menyatakan prosedur penunjukan sesuai pedoman pengadaan Pertamina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved