Jumat 22 Januari 2021, 21:41 WIB

Langgar Aturan, Kemenhub Bekukan Izin Terbang Sejumlah Maskapai 

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Langgar Aturan, Kemenhub Bekukan Izin Terbang Sejumlah Maskapai 

Antara/Budi Candra Sety
Salah satu pesawat milik maskapai Indonnesia

 

DIREKTORAT Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melakukan pembekuan izin rute penerbangan beberapa maskapai (Badan Usaha Angkutan Udara) yang diketahui melanggar aturan penerapan tarif batas bawah (TBB).

Direktur Jenderal Perhubungan Novie Riyanto enggan menyebutkan nama-nama maskapai tersebut. Namun, dia memastikan lebih dari satu maskapai yang dikenakan sanksi pembekuan penerbangan karena melanggar peraturan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri. 

"Ada beberapa yang melanggar peraturan, tidak satu. Kami tidak bisa sampaikan (nama maskapai) karena suratnya baru disampaikan kepada maskapai masing-masing," ungkap Novie melalui pesan tulis kepada Media Indonesia, Jumat (22/1).

Dalam keterangan pers Kementerian Perhubungan disebutkan, dari hasil pengawasan oleh inspektur penerbangan angkutan udara dilapangan ditemukan beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah operator penerbangan seperti menjual harga tiket yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. 

Baca juga : Sandiaga Ungkap Perpanjangan PPKM Pukulan Berat bagi Pengusaha

Sanksi pembekuan izin rute penerbangan tersebut diberikan terhadap beberapa maskapai yang melayani rute-rute Jakarta-Ujung Pandang, Jakarta-Pontianak, dan Jakarta-Kualanamu.

"Sesuai dengan PM 78 Tahun 2017 maka maskapai tersebut diberikan sanksi administratif berupa Pembekuan Izin Rute Penerbangan yang berlaku selama 7 hari," jelas Novie.

Novie menambahkan bahwa dalam aturan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Niaga Berjadwal Dalam negeri merupakan pedoman untuk menentukan tarif tiket bagi operator penerbangan, yang bertujuan untuk menghindari persaingan tidak sehat antar operator penerbangan dan juga memperhatikan perlindungan konsumen. (OL-7)

Baca Juga

MI/Duta

Merger Dua BUMN Perikanan akan Perkuat Bisnis

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 05 Maret 2021, 14:33 WIB
“Kekuatan Perindo dan Perinus diharapkan berperan dalam pemenuhan kebutuhan pangan berbahan ikan di Indonesia,” kata...
Antara

Kejutan Besar, Vietnam akan Gabung dalam Budidaya Lobster RI

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 05 Maret 2021, 14:29 WIB
Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc sudah memerintahkan pihaknya untuk berkoordinasi dengan KKP Indonesia terkait budidaya lobster....
Dok. Istana Kepresidenan

Jokowi: Investasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi 5%

👤Andhika Prasetyo 🕔Jumat 05 Maret 2021, 13:52 WIB
Presiden bahkan rutin meneror Kepala BKPM untuk mengetahui sejauh mana investasi yang masuk ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya