Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 akan berkisar 4,8%-5,8%. Hal ini karena aktivitas perekonomian masih dalam kondisi yang baik. Begitu pula dengan ekspektasi penjualan eceran dan ekspektasi konsumsi.
Meskipun begitu, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bahwa kenaikan tersebut mengalami sedikit penurunan dibandingkan perkiraan sebelumnya. Hal ini diakibatkan oleh kembali meningkatnya kasus pandemi covid-19 pada periode Desember 2020 sampai awal Januari 2020.
"Karena itu yang paling utama saya terus mendukung penuh ajakan pemerintah dan kita semua untuk tetap disiplin penuhi protokol covid-19 yaitu 3M. Ini jangan dilanggar. Pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Penting disiplin protokol kesehatan ini," ungkapnya dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI secara virtual, Kamis (21/1).
Perry mengakui bahwa kenaikan kasus covid-19 di Indonesia telah memengaruhi aktivitas perekonomian. Meskipun berpengaruh, dia menegaskan bahwa aktivitas perekonomian masih dalam tahap yang baik.
Hal ini dibuktikan dengan tingginya angka ekspor dan impor bahan baku Indonesia ke beberapa negara seperti Tiongkok, AS, dan negara ASEAN. Bahkan, Perry menambahkan bahwa kenaikan ekspor pada Desember 2020 menjadi capaian tertinggi sejak 2013 yakni mencapai US$16,5 miliar atau tumbuh 14,6%. "Ini mendukung pemulihan ekonomi nasional," kata Perry.
Selain itu, Perry menilai bahwa mobilitas masyarakat juga ikut terganggu akibat penerapan PSBB yang kini mulai kembali diperpanjang. Terganggunya mobilitas masyarakat tentu akan berakibat pada turunnya angka konsumsi.
"Tapi, konsumsi masih naik, hanya tingkat kenaikannya sedikit lebih rendah dari yang kami perkirakan. Kami sampaikan bahwa ekspektasi penujualan eceran masih naik dan ekspektasi konsumen juga masih naik, meskipun tingkat kenaikannya sedikit lebih rendah dari kami perkirakan," pungkasnya. (OL-14)
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
PEREKONOMIAN DKI Jakarta mencatatkan akselerasi pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2025.
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
EKONOMI global diproyeksikan tumbuh 3,3% menurut IMF dan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,1%.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut, lanjutnya, berasal dari kenaikan penerimaan bruto sebesar 7%, serta penurunan signifikan restitusi hingga 23%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved