Senin 18 Januari 2021, 08:57 WIB

Menteri PUPR Percepat Penanganan Darurat Gempa di Sulbar

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Menteri PUPR Percepat Penanganan Darurat Gempa di Sulbar

Basarnas
Tim Basarnas mengevakuasi korban gempa di Kota Mamuju, Sulawesi Barat yang terjebak di reruntuhan bangunan,

 

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menuturkan, terdapat sejumlah langkah penanganan darurat bencana gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), yang harus segera diselesaikan. Pertama adalah prioritas untuk membuka konektivitas Majene dan Mamuju, supaya bisa diakses seperti semula untuk memudahkan distribusi logistik terutama Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Kedua, harus segera membersihkan puing-puing. Saya mendapatkan informasi bahwa semua korban menurut Basarnas sudah bisa dievakuasi, sehingga kami bisa masuk membersihkan puing-puing. Saya beri waktu tidak lebih dari dua minggu semua bersih," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Senin (18/1).

Langkah selanjutnya, sebut Basuki, adalah menyediakan sarana pendukung di pengungsian, terutama sanitasi dan air bersih. Dia mengungkapkan, melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya akan menyediakan toilet-toilet mobile dan bangun toilet permanen termasuk akses sumber air bersihnya. Kemudian untuk menjamin keamanan, semua bangunan akan diaudit teknis kelayakannya khususnya bangunan pemerintah dan perumahan yang masih berdiri.

"Tujuannya untuk menentukan masih layak atau tidak bangunan meskipun terlihat kasat mata sekilas masih bagus. Jika masih layak untuk digunakan, maka cukup direnovasi sedikit," tutur Basuki

Hasil audit tersebut bakal menjadi data untuk program penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi untuk mempercepat pemulihan ekonomi di Sulbar.

"Kita libatkan kontraktor BUMN Karya yang kebetulan sedang bekerja di Sulbar yakni PT. Waskita Karya, PT. Hutama Karya, dan PT. Brantas Abipraya," pungkasnya.

Adapun upaya penanganan darurat bencana gempa di Sulbar, Kementerian PUPR menyebut telah mengerahkan alat berat untuk memulai pembersihan puing-puing bangunan di Kabupaten Mamuju dan Majene yang kondisinya paling parah. Alat berat yang telah dikerahkan berupa 9 excavator, 1 unit backhoe loader, 1 unit dozer, 1 unit tronton, 5 unit dump truck, dan 1 unit mobil crane.

baca juga: BNPB Siapkan Dana Stimulan untuk Korban Gempa Mamuju dan Majene

Selain itu, kementerian tersebut juga mengerahkan sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi bagi pengungsi dan masyarakat terdampak, mencakup 6 unit Mobil Tangki Air, 30 unit tangki air, 1 unit mobil toilet, dan 10 unit tenda darurat.

Basuki bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG ) Dwikorita Karnawati pun meninjau langsung penanganan darurat bencana gempa bumi di Mamuju, Minggu (17/1). (OL-3)

Baca Juga

Antara

Kementerian ATR Minta Kasus Raibnya 224 M Punya Pertamina Diusut

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 08 Maret 2021, 19:09 WIB
Juru Bicara Kementerian ATR/BPN Teuku Taufiqulhadi menegaskan, hilangnya lahan milik BUMN tidak ada kaitan dengan...
Dok Pelindo 1

56 SDM Pandu Selat Malaka Pelindo 1 Jalani Pelatihan Khusus

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 08 Maret 2021, 17:58 WIB
Sebanyak 56 orang SDM Pelindo 1 yang bertugas di Selat Malaka menjalani pelatihan khusus di aspek komunikasi pelayaran dan kompetensi pandu...
Ekon.go.id

Stimulus AS akan Dorong Pemulihan Ekonomi Indonesia

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 08 Maret 2021, 17:44 WIB
Diketahui sebelumnya Senat AS menyetujui stimulus bantuan sebesar US$1,9 triliun untuk mengatasi pandemi covid-19 dan pemulihan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya