Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor pertanian pada Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar 16,61% (yoy).
Kenaikan terjadi karena kebutuhan produk pertanian melonjak cukup tajam, terutama saat pandemi covid-19 melanda seluruh dunia.
Kepala BPS Suhariyanto dalam keterangannya secara virtual mengatakan komoditas pertanian berhasil berkontribusi terhadap ekspor nasional secara keseluruhan. Komoditas yang paling menonjol ialah sarang burung walet.
“Kemudian ada juga tanaman obat aromatik dan rempah-rempah, serta komoditas cengkih, kopi, dan hasil hutan bukan kayu. Secara keseluruhan nilai ekspor pada Desember lalu sangat bagus, terutama didorong oleh sumbangan ekspor nonmigas sebesar 93,84%,” jelasnya, kemarin.
Suhariyanto mengatakan, secara kumulatif ekspor nonmigas pada Desember 2020 yang dikirim ke Tiongkok mencapai US$3,32 miliar, kemudian Amerika Serikat US$1,87 miliar, dan Jepang US$1,25 miliar. Dengan demikian, kontribusi ketiganya mencapai 41,50%.
“Perkembangan ekspor nonmigas pada Desember 2020 sangat menggembirakan karena merupakan yang tertinggi sepanjang 2020. Apalagi kalau kita lacak ke belakang, nilai ekspor bulanan pada Desember 2020 ini adalah yang tertinggi sejak Desember 2013, yang pada waktu itu hanya US$16,97 miliar,” ujarnya.
Ke depan, Suhariyanto berharap nilai ekspor Indonesia bisa membaik. Hal itu seiring dengan naiknya permintaan berbagai komoditas dari negara tujuan utama dan kenaikan harga berbagai komoditas.
“Tentunya dibarengi penanganan kesehatan di berbagai negara termasuk Indonesia, ekspor ke depan diharapkan bisa lebih menggembirakan,” imbuhnya.
Di sisi lain, kata Suhariyanto, upah nominal harian buruh tani nasional pada Desember 2020 juga mengalami kenaikan sebesar 0,13% jika dibandingkan dengan upah buruh tani pada November 2020.
Upah riil buruh tani merupakan perbandingan antara upah nominal buruh tani dan indeks konsumsi rumah tangga di perdesaan. (Iam/E-2)
MENTERI Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan pertanian adalah salah satu sektor yang berkontribusi penting terhadap ekonomi Indonesia.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor sektor pertanian Indonesia terus menunjukkan tren positif.
BPSĀ mencatat sektor perdagangan pertanian kedua negara mengalami pertumbuhan positif pada tahun ini, dengan pertumbuhan volume ekspor 8% hingga 11% dibandingkan tahun 2022.
Selain mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas, petani milenialĀ juga mengikuti uji kompetensi dari BNSP dengan skema perdagangan ekspor
PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) resmi melantai di pasar modal Indonesia dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 500.000.000 saham baru.
Luar biasa total produksi kelor ini, per bulannya bisa mencapai sekitar 25 - 100 ton dengan diversifikasi produk yang cukup beragam mulai dari bubuk teh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved