Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
REALISASI lifting migas atau produksi yang siap jual pada 2020 mencapai 1.628 ribu minyak per barel (mbopd). Ini terdiri dari target lifting minyak 707 ribu barel atau mbopd atau 100,1% dari target dan lifting gas 975 mbopd atau 98% dari target.
Itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja ESDM 2020 secara virtual, Kamis (7/1).
Di 2021, ESDM menargetkan target lifting migas tahun sesuai APBN sebesar 1.712 mbopd. Rinciannya, lifting minyak sebesar 705 mbopd dan lifting gas 1.007 mbopd.
Selain itu Arifin juga menyampaikan dalam rangka meningkatkan daya saing industri nasional dan mendukung penyediaan tarif listrik, ESDM melakukan penyesuaian harga gas menjadi US$6 per MMBTU (million british thermal units) di 2020.
"Volume sebesar 2.601 BBTUD (british thermal unit per day) dialokasikan untuk industri tertentu sebesar 1.205 BBTUD dan pembangkit PLN sebesar 1.396 BBTUD," jelas Arifin.
Capaian lain yang dibeberkan Menteri ESDM ialah hingga akhir 2020, program BBM Satu Harga yang menurunkan harga premium dan solar telah tersebar di 253 lokasi dan membangun 83 lembaga penyalur pada 2020.
Kementerian ESDM, terang Arifin, akan menambah 76 lembaga penyalur pada 2021 dan ditargetkan terbangun total 500 lembaga penyalur pada 2024.
Untuk infrastruktur jaringan gas (jargas) di 2020 telah terbangun 135.286 sambungan rumah (SR) di 23 kabupaten/kota. Pada 2021 ditargetkan ada tambahan sebanyak 120.776 SR. (OL-14)
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
INSTITUTE for Essential Services Reform (IESR) menyoroti capaian rata-rata lifting minyak bumi (termasuk Natural Gas Liquid/NGL) pada 2025 sebesar 605,3 ribu barrel per hari.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang delapan blok migas.
Komitmen PHE OSES dalam menurunkan emisi dari sektor hulu migas kembali memperoleh pengakuan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved