Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia Fajar B. Hirawan menilai keberadaan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno diharapan dapat mendobrak perekonomian di tengah situasi pandemi covid-19.
Namun, kedua menteri tersebut memiliki pekerjaan rumah atau PR yang harus dibereskan dalam jangka waktu dekat untuk membantu pemulihan ekonomi nasional.
Fajar menilai, untuk Menteri Perdagangan sendiri ada dua hal utama yang harus segera dieksekusi permasalahannya. Yang pertama adalah dari sisi eksternal atau perdagangan luar negeri.
Menurutnya, segala bentuk kerja sama perdagangan dalam bentuk apapun, khususnya Perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif atau CEPA, harus benar-benar dimanfaatkan dan dievaluasi secara berkala.
"Terkait beberapa perjanjian yang masih dalam tahap negoisasi, juru runding harus benar-benar disiapkan dan membuka diri terhadap masukan dari segala pihak, khususnya sektor swasta," jelas Fajar kepada Media Indonesia, Sabtu (26/12).
PR kedua, lanjut Fajar, ialah dari sisi internal. Di tengah pandemi di mana mayoritas negara di dunia cenderung in-ward looking, Lutfi diminta mengoptimalkan potensi perdagangan di dalam negeri.
"Baik itu yang bersifat konvensional maupun digital. Ini yang penting," kata Fajar.
Kemudian, untuk PR terbesar yang harus dibereskan Sandiaga menurut Fajar yakni, bagaimana menggairahkan kembali sektor pariwisata dan sektor turunannya, termasuk hotel dan restoran yang lesu di tengah pandemi.
Data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Oktober 2020 turun sebesar 88,25% dibandingkan dengan jumlah kunjungan Oktober 2019. Total kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 158 ribu.
"Keterpurukan sektor pariwisata sangat kelihatan, apalagi disertai dengan ketidakjelasan aturan perjalanan yang justru berpotensi meningkatkan penyebaran virus korona," ungkap Fajar.
Dia menilai, koordinasi yang apik antar lintas Kementerian, khususnya Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan juga harus ada. Ketentuan protokol kesehatan, kata Fajar, seharusnya tidak menjadi penghambat sektor pariwisata untuk bergairah lagi
"Kesan yang saya lihat saat ini, aturan memang telah dibuat, akan tetapi implementasi tidak dipersiapkan dengan baik. Jangan sampai ada kesan seperti, yang terpenting pemerintah sudah buat aturan, kalau tidak bisa diikuti masyarakat atau dilanggar, berarti itu salah masyarakat," pungkasnya. (OL-8)
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada reshuffle kabinet di istana, hari ini (28/1).
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan istana belum membahas soal adanya isu reshuffle kabinet. melainkan pelantikan dewan energi nasional
KEPALA Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menuturkan apabila reshuffle kabinet Merah Putih merupakan hal wajar. Sebab, saat ini jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong
SEKRETARIS Negara Prasetyo Hadi membantah adanya isu perombakan (reshuffle) kabinet. Menurutnya, makna reshuffle yang beredar luas di publik tidak benar.
Isu perombakan kabinet kembali menguat seiring santernya kabar nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, Budi Djiwandono, yang disebut-sebut berpeluang masuk ke jajaran eksekutif
Pemerintahan Prabowo-Gibran genap berusia satu tahun pada 20 Oktober 2025. Dari sektor ekonomi, beberapa capaian mendapat apresiasi. Namun sejumlah catatan juga dinilai masih berantakan.
Selain Tom Lembong, masih ada beberapa mantan menteri era Jokowi yang terjerat kasus korupsi. Berikut beberapa mantan menteri tersebut.
Seharusnya Prabowo berkaca pada kabinet pemerintahan Jokowi.
“Setahu saya ada. Kan Pak Prabowo sudah ngomong kalau nama-nama dari kabinet Pak Jokowi yang bagus-bagus akan juga dipakai untuk membantu beliau."
MENTERI Sosial Tri Rismaharini bungkam saat ditanya rencana mundur dari kabinet Presiden Jokowi. Ia hanya tersenyum dan melambaikan tangan ke awak media, Selasa (3/9).
PDIP berharap reshuffle kabinet di akhir masa jabatan ditujukan untuk meningkatkan kinerja. Pasalnya, persoalan perekonomian rakyat mendesak untuk diselesaikan.
Saat ditanya lebih lanjut soal Menteri ESDM Arifin Tasrif yang akan digantikan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Presiden enggan menjawab kabar tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved