Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Mardani H. Maming meyakini dengan adanya program vaksinasi covid-19 di tahun depan berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional yang akan positif.
Pihaknya memberikan dukungan terhadap keputusan Presiden Joko Widodo untuk menggratiskan vaksin covid-19 agar bisa menekan penularan virus tersebut.
"Kami sangat mengapresiasi langkah Pak Presiden untuk menghadirkan vaksin ke seluruh rakyat. Hal ini adalah bentuk nyata dari pemerintah untuk bisa memberikan kesehatan ke rakyat. Kami yakini program ini akan menjadikan sentimen positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional kita,” ujar Mardani dalam keterangan resminya, Selasa (22/12).
Dia memerintahkan kepada seluruh pengusaha untuk tidak ragu dalam mendukung rencana pemerintah soal vaksinasi covid-19. Menurut Maming, pemberian vaksin oleh pemerintah akan aman dan tidak memberikan efek lain yang membahayakan.
"Kami menginstruksikan seluruh anggota HIPMI se-Indonesia mengikuti anjuran pemerintah. Karena ada sejumlah masyarakat yang termakan isi hoaks tentang vaksin. Kami justru bantu meluruskan dan meyakini bahwa vaksin yang ada insyaAllah itu sudah teruji," ucap Mardani.
Baca juga: Vaksinasi akan Lengkapi Kebijakan yang Telah Berjalan
Dia kembali menegaskan, pemberian vaksin dapat mempercepat pemulihan Indonesia di berbagai sektor terutama dalam sektor ekonomi. Serta diharapkan menjadi titik terang dalam menekan angka pengangguran.
"Pertumbuhan ekonomi akan bisa segera pulih dan meminimalisir angka pengangguran akibat terjadinya pandemi covid-19,” ucap Mardani.
Dia menuturkan, program vaksinasi covid-19 untuk masyarakat Indonesia tinggal menunggu izin edar vaksin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).(OL-5)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved