Selasa 22 Desember 2020, 10:34 WIB

Vaksinasi akan Lengkapi Kebijakan yang Telah Berjalan

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Vaksinasi akan Lengkapi Kebijakan yang Telah Berjalan

ANTARA FOTO
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo menyebut program vaksinasi akan mendorong pemulihan kesehatan masyarakat dan mengangkat perekonomian nasional.

"Program vaksinasi ini kita harapkan meningkatkan kepercayaan publik tentang penanganan covid-19 sehingga muncul rasa aman di masyarakat. Sehingga pemulihan ekonomi diharapkan dapat berjalan dengan lebih cepat, konsumsi akan naik dan kembali normal, investasi juga diperkirakan akan meningkat," ujar Jokowi dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia, Selasa (22/12).

Program vaksinasi, ucap presiden, akan melengkapi berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai telah berhasil mengangkat perekonomian nasional yang sempat anjlok pada kuartal kedua tahun ini.

"Dengan vaksinasi dan tren perbaikan seperti ini, kita berharap situasi ekonomi kita ke depan akan lebih baik," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, di kuartal pertama tahun ini, pertumbuhan ekonomi masih tumbuh 2,97%. Namun, di kuartal kedua, terjadi penurunan tajam ke level -5,32%. Kemudian, pada kuartal ketiga, pertumbuhan ekonomi tercatat mengalami perbaikan meskipun masih negatif -3,49%.

Baca juga: BPOM Diminta segera Terbitkan Izin Penggunaan Vaksin

Kepala negara mengungkapkan pada akhir 2020, kinerja ekspor sudah mulai kelihatan pulih dan diyakini akan terus tumbuh di 2021.

Pasalnya, Indonesia kembali memperolah fasilitas Generalized System of Preferences dari Amerika Serikat.

"Itu tentu akan akan mendorong kinerja ekspor kita," ucap mantan wali kota Solo itu.

Di awal 2021, pemerintah juga akan meluncurkan Sovereign Wealth Fund yang bernama Indonesia Investment Authority. Itu merupakan sumber pembiayaan pembangunan baru yang tidak berbasis pinjaman tetapi dalam bentuk penyertaan modal atau ekuitas.

"Ini akan menyehatkan ekonomi kita, menyehatkan BUMN kita terutama di sektor infrastruktur dan energi," papar Jokowi.

Saat ini, ia menambahkan, sudah ada beberapa negara yang menyampaikan ketertarikan antara lain dari AS, Jepang, Uni Emirat Arab, Arab Saudi dan Kanada.

"Dalam situasi pandemi seperti ini kita semuanya harus mampu bergerak cepat, mampu memperkuat kerja sama dan sinergi. Saya optimistis kita akan bangkit, ekonomi kita akan pulih kembali normal," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA

CORE : Inflasi Indonesia di Atas 4% Masih Aman

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 01 Juli 2022, 17:36 WIB
Inflasi Indonesia di Juni dikatakan masih rendah dibandingkan inflasi di negara maju, seperti Amerika Serikat di kisaran...
ANTARA/AMPELSA

Menkeu akan Cairkan PMN Garuda usai Disetujui 365 Perwakilan Kreditur

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 17:33 WIB
Saat ini sebanyak 347 atau 95,07% perwakilan kreditur telah menyetujui proposal Garuda dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang...
 ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Legislator: Penggunaan Aplikasi Pertamina untuk BBM Subsidi Sudah Adil 

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 16:52 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Rafli menilai penerapan mekanisme aplikasi My Pertamina untuk memperoleh BBM Subsidi seperti Pertalite dan Solar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya