Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia mencatat penyaluran kredit baru pada November 2020 meningkat meski dengan dorongan yang lebih rendah. Hasil survei penyaluran pembiayaan perbankan menunjukkan bahwa Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru pada November 2020 sebesar 13,5% (SBT>0 menunjukkan peningkatan).
Namun angka itu lebih rendah jika dibandingkan dengan SBT pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 15%. Berdasarkan kelompok bank, peningkatan tertinggi diperkirakan terjadi pada BPD dan bank umum syariah dengan SBT masing masing sebesar 56,0% dan 50,7%.
Berdasarkan jenis penggunaan, penyaluran kredit baru pada November 2020 diprioritaskan pada kredit konsumsi KPR diikuti kredit konsumsi lain, seperti KKB dan kartu kredit.
Berdasarkan kategori lapangan usaha, penyaluran kredit baru November 2020 diprioritaskan pada lapangan usaha perdagangan besar dan eceran. Ini dikuti oleh industri pengolahan/manufaktur, pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta konstruksi.
Faktor makro yang memengaruhi perkiraan kenaikan kredit baru pada November 2020 antara lain permintaan kredit/pembiayaan dari nasabah, prospek kondisi moneter dan ekonomi, dan tingkat persaingan usaha dari bank lain.
Faktor mikro yang memengaruhi perkiraan kenaikan kredit baru pada November 2020 antara lain risiko dalam penyaluran kredit, likuiditas bank, dan ketersediaan informasi calon debitur baru yang potensial.
"Penyaluran kredit baru diperkirakan kembali meningkat pada Desember 2020. Hal tersebut terindikasi dari SBT perkiraan penyaluran kredit baru Desember 2020 sebesar 52,3% yang lebih tinggi dibandingkan SBT perkiraan penyaluran kredit baru November 2020 sebesar 13,5%," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono, melalui pernyataan resmi yang diterima, Jumat (18/12). (OL-14)
PERTUMBUHAN kredit industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada 2026 berada di level dua digit.
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengungkapkan fasilitas pinjaman perbankan yang belum ditarik atau undisbursed loan masih cukup tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved