Kamis 17 Desember 2020, 15:12 WIB

Serapan Anggaran PEN untuk UMKM dan Sosial Hampir 100%

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Serapan Anggaran PEN untuk UMKM dan Sosial Hampir 100%

Antara/Aprillio Akbar
Perajin memproduksi kursi berbahan rotan di wilayah Jakarta.

 

SATUAN Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN) menyatakan realisasi anggaran pemulihan di sektor sosial dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hampir 100%.

Hingga 14 Desember 2020, realisasi anggaran PEN mencapai Rp481,61 triliun atau 69,3% dari pagu anggaran Rp695,2 Triliun. Pada kuartal IV 2020, realisasi PEN sudah mencapai sebesar Rp163,13 triliun.

“Sektor sosial dan sektor UMKM pencapaiannya hampir selesai. Kemudian yang jadi prioritas berikutnya di akhir tahun adalah sektor pembiayaan korporasi," ujar Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan resmi, Kamis (17/12).

Baca juga: Menkeu: Belanja Daerah untuk Program PEN Sangat Lamban

Satgas PEN mencatat sektor perlindungan sosial sudah terealisasi Rp217,16 triliun per 14 Desember 2020. Itu sekitar 94,15% dari pagu anggaran Rp230,66 triliun. Adapun sektor UMKM sudah terealisasi Rp106,25 triliun, atau 91,73% dari pagu anggaran Rp115,82 triliun.

Untuk program PEN pada sektor kementerian atau lembaga (K/L) sudah terealisasi Rp55,68 triliun. Capaian itu sekitar 78,75% dari pagu anggaran sebesar Rp70,70 triliun.

Sementara itu, sektor lain dengan realisasi anggaran PEN di bawah 50% ialah sektor pembiayaan korporasi baru yang baru terserap Rp8,15 triliun. Itu sekitar 13,31% dari pagu anggaran Rp 61,22 triliun.

Baca juga: Bank Dunia: Ekonomi RI Pascapandemi tidak akan Seperti Dulu

Untuk sektor kesehatan, Satgas PEN menyebut baru terealisasi Rp46,68 triliun, atau 48,54% dari pagu anggaran Rp96,17 triliun. Terakhir, sektor insentif usaha sudah terealisasi Rp47,69 triliun, atau 39,54% dari pagu anggaran Rp120,61 triliun.

"Kita cukup yakin bahwa akan ada dana besar yang terealisasi. Seperti Sovereign Wealth Fund (SWF) sekitar Rp15 triliun. Juga dana pinjaman korporasi dan penyertaan modal negara (PMN), yang akan cair akhir tahun ini," pungkas Budi.(OL-11)

Baca Juga

Dok. Kredivo

Kredivo Dapat Tambahan Kucuran Lini Kredit US$ 100 Juta dari VPC

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 03:00 WIB
CEO Kredio Umang Rustagi mengatakan, pendanaan lini kredit tersebut merupakan yang terbesar bagi Kredivo hingga saat...
Dok. Tokopedia

Dua Pelaku UMKM Bertema Budaya ini Sukses Manfaatkan Platform Digital

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 02:30 WIB
Demi meningkatkan penjualan, Caramia pun memanfaatkan platform digital. Dia mengungkapkan saat ini sekitar 60 persen penjualan Tioria by...
Dok. WOM Finance

WOM Finance Targetkan Rp5 Triliun dari Obligasi Berkelanjutan IV Tahap 1

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 01:30 WIB
Dana yang didapat dari obligasi akan digunakan sebagai modal kerja WOM Finance untuk menyalurkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya