Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk telah menyalurkan total pembiayaan perumahan mencapai Rp317 triliun kepada lebih dari 5 juta nasabah sejak program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) diluncurkan bank itu pada 10 Desember 1976 silam.
“BTN di segmen pembiayaan perumahan dan sektor pendukungnya sudah genap 44 tahun. Perjalanan panjang dan penuh dengan tantangan menjadi motivasi kami untuk memberikan yang terbaik bagi nasabah, mendukung misi pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat, dan menjadikan BTN sendiri sebagai bank KPR terbaik di Indonesia maupun di Asia Tenggara kelak,” ujar Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha dalam konferensi pers HUT ke-44 KPR BTN di Jakarta, kemarin.
Dari keseluruhan pembiayaan KPR, sambungnya, sebanyak 76% mengalir ke segmen KPR subsidi, sedangkan sisanya nonsubsidi.
Dengan capaian tersebut, bank yang dulunya bernama Postpaarbank itu menguasai pangsa pasar KPR sebesar lebih dari 40%.
Khusus pada segmen KPR subsidi, sejak 2010 hingga November 2020 BTN menguasai pangsa pasar sebesar 89%, dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Bantuan Uang Muka, Subsidi Selisih Bunga (SSB), juga KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).
Untuk segmen KPR nonsubsidi, bank dengan kode emiten BBTN itu meracik KPR khusus yang menyesuaikan dengan segmen yang dibidik, misalnya KPR Gaess for Millenials untuk generasi milenial yang ingin berinvestasi atau memiliki rumah pertamanya dan KPR Patriot yang digarap khusus bagi TNI/Polri.
“Produk KPR yang kami berikan menyesuaikan dengan segmen masyarakat yang beragam. Kami berterima kasih kepada seluruh stakeholder seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kementerian BUMN yang mendukung Bank BTN sehingga dapat menawarkan produk KPR yang disukai masyarakat,” ujar Pahala.
Pada hari istimewa di hari ulang tahun ke-44 KPR yang jatuh pada 10 Desember 2020, BTN menggelar beragam program promosi, di antaranya suku bunga kredit untuk KPR mulai dari 4,44% fixed selama satu tahun. (Ant/E-2)
KENAIKAN harga rumah yang terus tinggi menjadi salah satu faktor harga rumah semakin sulit terjangkau, termasuk oleh gen Z. Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan sangat minim.
OJK menegaskan hanya segelintir calon debitur KPR dengan skema FLPP terkendala akibat catatan di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Kementerian PKP sedang mengkaji skema Rent to Own (RTO) atau sewa-beli untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah, dengan fokus utama pada penyediaan pembiayaan bagi pekerja informal.
BTN menegaskan posisinya sebagai penyalur terbesar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025.
Segmen pasar menengah saat ini menjadi target pasar yang menjanjikan. Hal ini didorong oleh dominasi end-user, khususnya generasi milenial, Gen Z, serta pasangan muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved