Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Gati Wibawaningsih menuturkan ekspor furnitur Indonesia masuk lima besar se-Asia.
Hal itu seiring dengan pertumbuhan ekspor produk tersebut, yang pada kuartal II 2020 nilai ekspor furnitur menembus US$1,04 miliar. Kemenperin bahkan memperkirakan bisa mencapai US$2 miliar hingga akhir tahun ini.
“Jika dilihat dari posisi ekspor furnitur dunia, Indonesia berada pada posisi ke-26 dan di Asia menduduki posisi ke-5 setelah Tiongkok, Vietnam, Malaysia, dan Taiwan. Karena itu, perlu terus didorong dengan terobosan untuk meningkatkan daya saing produk furnitur nasional,” jelas Gati dalam keterangan resminya, kemarin.
Kementeriannya mencatat, moncernya performa industri furnitur terlihat dari capaian nilai ekspor pada 2019 sebesar US$1,95 miliar atau naik 14,6% dari tahun 2018 yang tercatat di angka US$1,69 miliar. Adapun negara tujuan utama pengapalan produk furnitur nasional ialah Amerika Serikat, Jepang, Belanda, Jerman, dan Inggris.
Gati menuturkan, pihaknya fokus memacu pengembangan industri kecil menengah (IKM) sektor furnitur agar menghasilkan produk inovatif yang berkualitas dan berorientasi ekspor dengan penggunaan bahan baku kayu legal.
“Program dan kegiatan yang telah diterapkan antara lain pengembangan material center di Jepara, pengembangan sentra, pengembangan desain produk, program link and match, dan pemberdayaan unit pelaksana teknis (UPT) kayu di sentra furnitur,” tutur Gati.
Ia menjelaskan, pengembangan material center di Jepara merupakan salah satu program untuk menjaga ketersediaan bahan baku dan bahan pendukung, serta memfasilitasi mesin terbaru bagi para pelaku IKM furnitur di sentra.
“Material center ini juga didukung dengan pemakaian sistem informasi yang terintegrasi secara online sehingga IKM dapat memonitor pemesanannya secara real time melalui aplikasi,” urai Gati.
Untuk mempromosikan produk furnitur nasional, Kemenperin memfasilitasi IKM dalam pameran bertaraf internasional. (Ins/E-2)
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved