Selasa 24 November 2020, 20:33 WIB

Bussiness Summit IKA ITS Lahirkan Sejumlah Inovasi Bisnis

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Bussiness Summit IKA ITS Lahirkan Sejumlah Inovasi Bisnis

Dok. IKA ITS
Ajang LUSTRUM IKA ITS

 

AJANG Lustrum XII - Innovation Challenge  & Business Summit 2020 Ikatan Alumni (IKA) ITS sukses digelar, Sabtu (21/11). Acara ini dilaksanakan secara offline di Damai Indah Golf – Pantai Indah Kapuk (PIK) dan secara online melalui webinar zoom, streaming Youtube, Instagram dan Facebook. Total peserta Bussiness Summit 2020 ini mencapai 4.000 orang.

Rangkaian acara lustrum IKA ITS terdiri dari tiga agenda, yakni Innovation Challenge, Business Summit 2020 dan Golf Tournament. Agenda Innovation Challenge dilaporkan telah berhasil melahirkan banyak inovator baru walaupun berjalan di tengah pandemi. 

Menurut Ketua Umum PP IKA ITS, Sutopo Kristianto, pihaknya berencana untuk membuat suatu organisasi yang berkelanjutan dengan menggandeng para pemenang. 

“Lewat agenda ini, IKA ITS berusaha mendalami konsep pemrakarsaan dan konsep enterpreneurship yang merupakan gerakan baru dari ekonomi yang diinisiasi oleh alumni,”ujarnya.

Ketua Pelaksana Lustrum XII - Innovation Challenge  & Business Summit 2020 Ikatan Alumni (IKA) ITS, Made Suryadana mengaku bersyukur dengan besarnya animo masyarakat mengikuti ajang itu. terbukti dengan over target peserta yang mencapai 364 start up.

"Kami optimis kepada penggiat Inovasi berbasis teknologi yang terus berkarya memberikan nilai tambah dan menambah lapangan pekerjaan. Alhamdulillah acara berjalan lancar, kami mengucapkan terima kasih untuk para peserta, pembicara dan para sponsor yang telah mensupport event ini," ujarnya.

Suksesnya gelaran acara ini juga tak luput dari  dukungan para sponsor seperti, PT Bank Rakyat Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia, PT Semen Indonesia,  PT Pelabuhan Indonesia III, PT Bhanda Ghara Reksa, PT. AECOM, PT Pertamina, PT Hutama Karya, PT Pos Indonesia, PT Bank Negara Indonesia, PT Imeco Inter Sarana, dan PT Petrokimia Gresik, Coca Cola, PT. PLN dan anak usahanya, PT. Inka, dan masih banyak lainnya.

Rektor ITS Mohammad Ashari mengpresiasi dari pelaksanaan peringatan Lustrum XII ITS ini.  Menurutnya, agenda ini sangat inline dengan apa yang telah dilakukan di ITS bagi mahasiswanya. 

“ITS punya Science Techno Park (STP), yaitu tempat untuk berinovasi sekaligus hilirisasi. Selain itu juga ada inkubator yang bertugas untuk memberikan pembinaan bagi produk yang siap dihilirisasi,” lanjutnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa acara besutan IKA ITS ini akan mampu melahirkan banyak inovator muda yang sering tidak terduga idenya. 

Baca juga : Kolaborasi Kemenkop-UKM & Tanihub Hadirkan Digitalisasi Pertanian

“Saya sebagai Menhub bangga dengan acara ini, dimana IKA ITS dan ITS telah memberikan sarana bagi innovator baru.  Dan ternyata pada event ini banyak sekali temuan dan inovasi yang dilahirkan oleh pemuda Indonesia,” terang Budi. 

Lebih jauh, ia mengharapkan agar Surabaya sebagai sentra dari Indonesia Timur dapat menjadi lokomotif dan pemimpin bagi kawasan lain di Indonesia Timur seperti Papua, NTB, Maluku dan sebagainya. 

Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Fadjar Hutomo, yang juga Ketua Tim Juri Innovation Challenge, mengatakan, talenta yang terjaring dari kompetisi ini terbilang sangat berkualitas dengan cakupan bidang yang luas dan ide yang ditawarkan juga bervariasi. 

Menurutnya, proses hilirisasi yang sudah dimulai oleh ITS dan IKA ITS harus didukung oleh semua pihak termasuk juga pemangku kepentingan. 

“Kuncinya adalah bagaimana membangun ekosistem,” ujarnya. Yaitu, berkaitan dengan memperhatikan kekayaan intelektualnya, menciptakan investing society dan menciptakan demand atau market. 

Di sisi lain, dalam satu rangkaian acara, pada agenda Business Summit ini juga dilakukan tiga penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. 

MoU pertama adalah antara IKA ITS yang langsung diwakili oleh Ketua Umum PP IKA ITS Sutopo Kristanto dengan PT. ASKO DETOE BINTAMA yang diwakili oleh Toeloes Budi Wicaksono. Kerja sama ini berkaitan dengan pengembangan dan implementasi bisnis pembenah tanah R-5. R-5 ini merupakan produk media tanah dari PT. ASKA DETOE BINATAMA, perusahaan alumni ITS. Ke depan diharapkan terus meningkatkan inovasi produksitivas tanam padi di Indonesia. 

MoU selanjutnya adalah kerja sama IKA ITS dengan Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran Kementerian Perhubungan yang diwakili langsung Kepala Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran Gigih Retnowati, berkaitan tentang pemrakarsaan bisnis hasil riset dan inovasi. Salah satu contohnya adalah Ocean FarmITS, terobosan inovatif di sektor maritim berupa bangunan budidaya ikan (akuakultur) rangkap ekowisata bahari terapung pertama di Indonesia. 

Sebelumnya, BTKP Kemenhub dan IKA ITS juga pernah merancang sejumlah inovasi seperti Smart Life Boat (Kapal Tanpa Awak), Smart Life Jacket (Rompi Penyelamatan yang didesain khusus), dan pelampung penyelamat yang didesain untuk meningkatkan keselamatan pelayaran.

MoU terakhir adalah kerja sama antara IKA ITS dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang diwakili langsung oleh Ketua PII Heru Dewanto, tentang pelaksanaan Undang-Undang Keinsiyuran. Lewat ini IKA ITS berkomitmen untuk mendukung program sertifikasi insinyur Profesional dan perolehan Surat Tanda Registrasi Insinyur. 

Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan penyerahan secara simbolis Medical Robot Assistant ITS – Unair (RAISA) kepada Kepala Rumah Sakit Umum Pelni Jakarta Dewi Fankhuningdyah. Serah terima ini merupakan salah satu wujud hilirisasi dari inovasi yang dihasilkan oleh ITS. (RO/OL-7)

Baca Juga

Antara/Dhemas Reviyanto

BI Beli SBN Pemerintah Rp473,2 Triliun pada 2020

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 22 Januari 2021, 06:30 WIB
Pendanaan dan pembagian beban dalam APBN itu bertujuan memulihkan ekonomi nasional yang terdampak badai pandemi...
Antara/Zabur Karuru

PUPR Targetkan Pengalihan BPWS Lebih Awal

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 22 Januari 2021, 05:10 WIB
Keputusan itu mengacu Perpres 112/2020 terkait pembubaran lembaga nonstruktural. Nantinya, ada pengalihan aset milik BPWS senilai Rp1,2...
Antara/Septianda Perdana

BRI: Menumbuhkan Kredit Jadi Tantangan 2021

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 22 Januari 2021, 01:10 WIB
Pada 2020 lalu, pertumbuhan kredit di Bank BRI minus 2,42% akibat nasabah perorangan hingga korporasi terdampak pandemi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya