Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Luar Negeri Indonesia Mahendra Siregar mengatakan bahwa dalam kondisi pandemi, setidaknya ada tiga hal yang harus dilakukan oleh para pelaku industri kreatif.
Pertama, mengubah tantangan menjadi peluang. Dalam hal ini, perlunya para pelaku industri kreatif memanfaatkan digitalisasi menjadi kunci agar dalam kondisi pandemi, masih dapat bertahan.
"Memastikan akses dan kapasitas dalam ekonomi digital adalah kuncinya. Selain itu, perlu juga menghubungkan sektor kreatif dengan resolusi industri 4.0," ungkapnya dalam acara The Friends of Creative Economy Meeting secara virtual, Rabu (11/11).
Kedua, ialah pelaku industri kreatif harus memastikan ketahanan bisnis dan produk. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan akses industri kreatif kepada inklusi keuangan, kapasitas produk untuk lebih adaptif dan melakukan transformasi bisnis yang sesuai dengan era kenormalan baru.
Baca juga : Potensi Ekonomi Digital RI Besar, Menkeu: Harus Dimanfaatkan
"Pertemuan ini harus bisa mengintervensi kebijakan seperti apa yang diperlukan, dan bagaimana membuatnya kebijakan itu dapat diaplikasikan," kata Mahendra.
Ketiga, ialah memperkuat kolaborasi dengan negara lain maupun lembaga internasional. Indonesia dikatakan sudah memiliki Global Center of Excellence for International Cooperation and Creative Economy (G-CINC) sebagai platform untuk m3realisasikan kolaborasi ini.
"Pertemuan ini tentu harus menghasilkan kerja sama yang saling menguntungkan dan membawa manfaat nyata bagi semua pemangku kepentingan ekonomi kreatif atau yang biasa disebut pentahelix. Sesuai dengan namanya, ia juga harus berkontribusi pada pencapaian pembangunan berkelanjutan," ujarnya.
"Oleh karena itu, marilah kita gunakan pertemuan kita hari ini, untuk secara kreatif mengeksplorasi cara dan sarana meningkatkan kemitraan global di bidang ekonomi kreatif ke level selanjutnya," pungkas Mahendra. (OL-7)
JELANG penayangan, film Pelangi di Mars menyapa publik dengan sebuah balon raksasa setinggi 10 meter. Hadir di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta.
FCU terlibat langsung dalam proses pengembangan bisnis para partner, mulai dari perumusan strategi, positioning merek, hingga kesiapan menghadapi klien berskala besar.
BEAST 2025 mempertemukan perusahaan kreatif lokal dengan perusahaan internasional guna membuka potensi kerja sama bisnis dan kolaborasi studio lintas negara.
Kemenekraf memperkuat jejaring industri kreatif Indonesia ke pasar global melalui JAFF Market 2025. Acara ini menghadirkan 10 IP unggulan serta membuka peluang investasi
Menteri Ekraf Teuku Riefky juga menyoroti potensi besar generasi muda Tanah Datar yang tampil memukau dalam rangkaian acara tersebut.
Dengan mengusung tema 'Feel The Art, Hold The Expression, and Live The Creation, Foom dan Never Too Lavish juga memperkenalkan kolaborasi produk edisi khusus, Lavish Silver.
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
Karya kreatif perlu dibangun melalui proses nyata, bukan sekadar tugas akademik, agar menghasilkan output relevan bagi masyarakat dan ekosistem daerah.
Melalui kolaborasi ini, Prasetiya Mulya dipercaya untuk memberikan pendampingan dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM di 12 desa yang ada di 12 kecamatan terpilih.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Selain menjadi pusat operasional regional, kantor pusat ini pun dirancang untuk menampung berbagai aktivitas korporasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved