Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM dari Center of Reforms on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menuturkan, potensi naiknya posisi Purchasing Manager's Index (PMI) manufaktur Indonesia di akhir tahun amat besar.
"Dengan asumsi sampai dengan akhir tahun tidak ada lagi PSBB ketat seperti yang terjadi bulan September sampai pertengahan Oktober kemarin, maka setidaknya level PMI yang berada angka 50 atau ekpansif," ujarnya saar dihubungi, Senin (9/11).
PMI merupakan indikator ekonomi yang menggambarkan keyakinan para manajer bisnis di sektor manufaktur. Bila PMI manufaktur suatu negara menyentuh angka 50, maka dapat dikatakan industri manufaktur negara itu berada pada posisi ekspansif.
Diketahui posisi PMI manufaktur Indonesia sempat jatuh di titik terendah yakni 27,5 pada April 2020 setelah di Maret 2020 berada di level 45,3. Indeks itu berangsur membaik yang dibuktikan dengan naiknya posisi PMI manufaktur Indonesia pada Mei di angka 28,6, Juni 39,1, Juli 46,9, Agustus 50,8, September 47,2 dan Oktober 47,8.
Yusuf menilai, perbaikan industri manufaktur terlihat terjadi di triwulan III 2020. Itu merujuk dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan pertumbuhan industri manufaktur sekitar 5% secara triwulanan.
Baca juga : Pemerintah Segera Selesaikan RPP tentang Perlindungan Buruh Migran
Hal tersebut turut dikuatkan dengan peningkatan konsumsi dari triwulan II 2020 yang juga menjadi pendorong menggeliatnya proses produksi di industri manufaktur.
"Terjadi perbaikan penjualan mobil dan motor yang pertumbuhannya sudah menujukkan pertumbuhan. Artinya memang prose pemulihan ekonomi terjadi dan hal ini bisa berdampak pada ekspektasi yang lebih positif dari para pelaku usaha di sektor manufaktur ditambah ada sentimen faktor seasonal natal dan tahun baru yang umumnya akan mendorong konsumsi," pungkas Yusuf.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis PMI Indonesia akan masuk ke dalam kategori ekspansif di akhir 2020. Itu karena tiap sektor di industri manufaktur mencatatkan kinerja positif di triwulan III 2020.
"PMI sudah menunjukkan hal yang positif, apalagi ketika dibandingkan dengan saat covid masuk pertama kali ke Indonesia pada Maret 2020. Sekarang sudah dalam posisi menggeliat, kita mendorong itu dan kami percaya sebelum berakhir 2020, PMI ini bisa masuk ke titik 50. Itu artinya industri dalam negeri sudah sampai kepada status ekspansif,” ujar Agus dalam Talkshow yang digelar BNPB secara daring, Senin (9/11). (OL-7)
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
Sejumlah proyek percontohan microgrid terintegrasi berbasis PLTS disiapkan untuk area yang membutuhkan pasokan listrik besar tetapi masih terkendala akses jaringan listrik.
Tantangan terbesar freelancer saat ini bukan sekadar soal keahlian teknis, melainkan kemampuan beradaptasi.
AI telah berevolusi dari teknologi pendukung menjadi fondasi strategis dalam membangun daya saing brand.
Nama Michael Wisnu Wardhana mendadak menjadi perbincangan nasional setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kebakaran besar di Gedung Terra Drone.
Fokus kebijakan, sebaiknya diarahkan pada segmen industri perakitan, pengujian, dan pengemasan (assembly, testing, and packaging) serta manufaktur komponen pendukung.
PEMERINTAH menyampaikan optimisme bahwa perekonomian Indonesia pada 2026 akan tumbuh solid seiring penguatan fundamental domestik.
Pada kuartal III 2025, sektor manufaktur mencatat pertumbuhan 5,58 persen (yoy) dan berkontribusi 17,39% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Pembangunan kawasan hunian Grahayana Homes resmi dimulai melalui seremoni groundbreaking di Adiarsa Barat, Karawang Barat, pada Sabtu (29/11).
Ajang ini akan menampilkan berbagai solusi teknologi, mesin industri, otomasi, hingga manufaktur presisi dari 1,076 eksibitor terkemuka dari 29 negara.
CEO Solid Corp, George Santos, menerima penghargaan pada ajang Anugerah Penggerak Nusantara (APN) 2025 untuk kategori Industri dan Manufaktur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved