Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PERPUSTAKAAN RI Ardi Koesoema, Badan Litbang dan Inovasi berhasil meraih predikat Akreditasi A, hal tersebut tertuang dalam sertifikat akreditasi dari Perpustakaan Nasional RI.
“Dengan panggilan tersebut, Perpustakaan RI Ardi Kosoema menjadi pionir di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam pengelolaan perpustakaan berstandar nasional,” kata Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)Dr. Agus Justianto, dilansir dari laman menlkh.go.id, Rabu (4/11).
Menurutnya, hal ini menjadi tugas baru untuk meningkatkan diri ke depan dan memperluas manfaat akreditasi bagi perpustakaan lain dalam lingkup satuan kerja BLI dan Eselon I KLHK, dengan aktif melakukan pembinaan. Ia pun menerangkan, perluasan jaringan untuk mendapatkan kesempatan baru, pengembangan sumber daya perpustakaan, aksi-aksi pengembangan literasi serta pemanfatan teknologi informasi dan komunikasi, menjadi agenda selanjutnya.
Menanggapi hasil akreditasi ini, Pusat Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selaku pembina perpustakaan khusus Lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan apresiasinya kepada Badan Litbang dan Inovasi.
“Semoga menjadi pendorong dan penyemangat pengelola perpustakaan lainnya di lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Semoga Perpustakaan RI Ardi Koesoeoma dapat mempertahankan akreditasi dan meningkatkan kualitas pelayananan, sekali lagi selamat dan sukses mendapatkan akreditasi A, ”ucap Mochamad Satori, S.Hut., M.Si., mewakili Pusat Data dan Informasi, Setjen KLHK, ketika dihubungi melalui aplikasi pesan singkat.
Baca juga : Melihat Indonesia dengan Berjuta Potensi
Menurut Peraturan Menteri LHK Nomor: P.79 / MENLHK / SETJEN / KUM.1 / 10/2019 tentang Pengelolaan Perpustakaan Khusus Lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, perpustakaan khusus KLHK terdiri dari Perpustakaan Kementerian, Perpustakaan Unit Kerja Eselon I, dan Perpustakaan Unit Pelaksana Teknis. Perpustakaan kementerian yang dimaksud adalah perpustakaan yang dikelola oleh Pusat Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal KLHK.
Satori menjelaskan bahwa eselon I lain yang mempunyai perpustakaan yaitu Sekretariat Jenderal KLHK yang dikelola oleh Biro Umum dan Direktorat Jenderal Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistemnya (KSDAE). Saat ini katanya BLI menjadi satu-satunya perpustakaan di KLHK yang sudah terakreditasi. Ia berharap mudah-mudahan tahun 2021 pengelolaan perpustakaan lingkup KLHK lebih memadai dan dapat melayani masyarakat sampai tingkat resor / tapak hutan sehingga berkontribusi nyata pada pembangunan SDM melalui peningkatkan budaya literasi masyarakat sekitar hutan.
Sejalan hal tersebut Dr. Sylvana Ratina, Sekretaris Badan Litbang dan Inovasi pernyataan bahwa peningkatan budaya literasi masyarakat sekitar hutan dapat memuat kegiatan ekoliterasi yang telah digagas dan dilaksanakan Perpustakaan RI Ardi Koesoema.
Sylvana mengungkapkan saat ini juga telah dilakukan inisiasi kerja sama dengan Perpustakaan Naional RI sebagai instansi induk perpustakaan di Indonesia.
“Kerjasama ini sebagai langkah untuk mewujudkan perpustakaan RI Ardi Koesoema sebagai lembaga terkemuka dalam penyedia dan penyebarluasan informasi bidang lingkungan hidup dan kehutanan, dalam rangka mendukung kinerja Kementerian LHK khususnya Badan Litbang dan Inovasi,” jelas Sylvana.
Sementara itu pemustaka atau pengguna perpustakaan Prof. Dr. Sri Suharti juga menyampaikan apresiasinya atas raihan akreditasi Perpustakaan RI Ardi Koesoema.
“Selamat kepada Perpustakaan RI Ardi Koesoema, Badan Litbang dan Inovasi yang telah memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP) dan memperoleh akreditasi A,” ucapnya. Keberhasilan ini menurutnya bukti kualitas perpustakaan dan pelayanan yang sangat baik. (OL-2)
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
IPI dan Neliti.com sepakat untuk memperluas akses terbuka pengetahuan, meningkatkan literasi dan inovasi, serta memastikan keberlanjutan pengelolaan pengetahuan Indonesia.
Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana melontarkan kritik keras terhadap buruknya layanan digital dan memprihatinkannya kondisi fisik perpustakaan di Indonesia.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai bagian upaya peningkatan minat baca dan literasi generasi penerus bangsa.
Kondisi perpustakaan daerah serta layanan digital nasional menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR RI bersama Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas)
Pemanfaatan teknologi imersif dalam layanan kepustakaan merupakan terobosan penting yang jarang dilakukan oleh institusi publik.
Tata kelola data terbuka, literasi digital, dan tanggung jawab etis dalam pemanfaatan AI di institusi pendidikan tinggi menjadi sorotan dalam konferensi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved