Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Gabungan Perusahaan Rokok Indonesia (Gapero) Sulami Bahar berharap Kementerian Keuangan tidak membuat regulasi yang melemahkan industri, termasuk industri hasil tembakau yang terpukul dan menderita akibat pandemi covid-19.
"Harapan kami kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan agar di 2021 tidak ada kenaikan tarif cukai atau status quo. Tidak ada kebijakan yang menaikkan tarif cukai rokok," tegas Sulami yang juga Ketua Gapero Surabaya dalam keterangannya, kemarin.
Pada 2019 lalu, sambung Sulami, pemerintah sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri keuangan (PMK) No 152 Tahun 2019 telah menaikkan cukai dan juga harga jual eceran rokok masing-masing sebesar 23% dan 35%. "Jika pemerintah menaikkan cukai rokok, itu hanya akan menambah beban industri nasional," lanjutnya.
Ketua Gapero Malang, Johni, menambahkan, pemerintah perlu mengurangi penderitaan industri hasil tembakau sekaligus ikut membantu pemulihan ekonominya. Selain menyerap jutaan tenaga kerja, industri rokok juga menciptakan tenaga kerja di sektor perkebunan dan sektor turunan lainnya. (RO/E-3)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya keterlibatan perusahaan rokok di Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam kasus dugaan korupsi pengurusan cukai.
Jika rokok ilegal terus meningkat, negara tidak hanya kehilangan potensi penerimaan, tetapi juga kehilangan kontrol atas standar produksi dan distribusi.
Pemerintah Kabupaten Pamekasan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama unsur Forkopimda dan pelaku industri rokok lokal guna membahas kebijakan cukai.
Rencana penambahan layer baru cukai rokok berpotensi menggulung tikar industri Sigaret Kretek Tangan (SKT),
Bea Cukai Atambua melakukan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai (BKC) berupa hasil tembakau/rokok ilegal sebanyak 11 juta batang.
Keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menahan kenaikan cukai hasil tembakau (CHT) dan harga jual eceran (HJE) pada 2026 dinilai sebagai langkah realistis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved