Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA penutupan perdagangan Jumat (4/10) lalu, rupiah berada di level Rp14.865 per dolar Amerika Serikat (AS). Sepanjang pekan ini, rupiah menguat tipis 0,05%.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan awal pekan atau Senin (28/9), berada di level Rp14.900 per dolar AS. Kemudian, perlahan terkerek ke level Rp14.835 per dolar AS pada Kamis (1/10).
Sayangnya, pada akhir pekan atau Jumat (2/10), rupiah terpukul di level Rp14.849 per dolar AS. Kabar Presiden AS Donald Trump yang terinfeksi covid-19, memicu penguatan dolar AS dan menekan nilai tukar rupiah.
Baca juga: Sepekan Terakhir, Nilai Transaksi Harian BEI Negatif
Kendati demikian, Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Indonesia Ramdhan Ario Maruto menilai likuiditas di pasar domestik maupun global masih cukup baik. Dengan tren suku bunga rendah, otomatis pelaku pasar harus mencari penempatan instrumen investasi yang lebih optimal. Akhirnya, tidak sedikit yang beralih ke Surat Utang Negara (SUN).
"Surat Berharga Negara (SBN) kita ini cukup stabil, juga seperti rupiah. Keduanya beriringan. Kalau rupiah menguat, kecenderungan SBN kita akan menguat. Dalam seminggu ke depan, dia akan bergerak dalam rentang yang sempit untuk SBN maupun rupiah," ujar Ramdhan saat dihubungi, Minggu (4/10).
Saat ini, kepemilikan asing di pasar SBN terbilang menurun. Dari kisaran normal sekitar 39-40%, kini kepemilikan asing tinggal 28,5%. Total, lebih dari Rp125 triliun dana asing yang keluar sejak awal tahun. Kondisi itu sempat mengguncang pasar SBN dan saham pada awal pandemi.
Baca juga: Soal RUU Cipta Kerja, Indef: Belum Tentu Memacu Investasi
"Tetapi, pasar domestik cukup kuat dengan stimulus yang pemerintah gelontorkan. Ada peran Bank Indonesia yang menajga pasar primer dan sekunder,” papar Ramdhan.
“Keran perbankan juga dibuka lebih besar. Karena kewajiban Giro Wajib Minimum (GWM) diperkecil. dana mereka masuknya ke SBN. Instrumen yang relatif lebih aman dan mudah bagi perbankan, karena akses market sudah cukup baik," imbuhnya.
Dalam sebulan terakhir, rupiah tergolong stabil di kisaran gerak sempit, yakni Rp14.700-14.900 per dolar AS. Ini disebabkan kekuatan pasar domestik cukup baik dalam menopang rupiah dan SUN.
Baca juga: Menkeu: Pandemi Sebabkan Rupiah Alami Tekanan Tinggi
Dia memperkirakan rupiah dalam sepekan ke depan bergerak dengan rentang tipis, baik melemah maupun menguat. Adapun kisarannya pada Rp14.800-14.950 per dolar AS.
"Tingkat kehati-hatiannya tinggi di pasar. Bergeraknya (rupiah) akan variatif. Sebab, belum ada stimulus yang mendongkrak pasar rupiah. Apalagi di eksternal ketidakpastian meningkat kembali," tukasnya.
Meningkatnya ketidakpastian di pasar global dan domestik turut dipengaruhi lonjakan kasus covid-19. Pun, vaksinasi covid-19 juga belum dilakukan sampai saat ini.(OL-11)
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah pada Selasa pagi (24/2/2026) melemah 10 poin ke level Rp16.835 per dolar AS. Simak analisis penyebab pelemahan rupiah hari ini.
Prediksi harga emas Senin 23 Februari 2026 diperkirakan masih dalam tren positif. Simak faktor dolar AS, suku bunga, dan sentimen global yang memengaruhi pasar.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Kamis 19 Februari 2026.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved