Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
MENTERI Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan harus ada transformasi di sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Mengingat, dampak pandemi covid-19 terhadap ekonomi domestik diperkirakan berlanjut hingga tahun depan.
"Pengangguran akan semakin tajam. Kemiskinan akan semakin meningkat jika UMKM gagal melakukan transformasi," ujar Teten dalam keterangan resmi, Jumat (18/9).
Baca juga: Survei BPS: Mayoritas Pendapatan UMKM Anjlok Akibat Pandemi
Mayoritas pelaku usaha di Indonesia atau sekitar 99% adalah UMKM. Sehingga, pemulihan ekonomi nasional tidak bisa berjalan tanpa mendorong sektor UMKM.
"Kita perlu menyiapkan UMKM agar bertransformasi dengan baik. Kekuatan ekonomi kita sangat tergantung pada UMKM," imbuh Teten.
Pihaknya bakal menyiapkan UMKM agar mampu beradaptasi di tengah perkembangan. Termasuk, tranformasi digital dalam produksi dan pemasaran.
Baca juga: BI Pertahankan Suku Bunga, Ekonom: Harus Didukung Stimulus Fiskal
Transformasi bertujuan meningkatkan ekosistem pembiayaan, ekosistem perizinan yang lebih mudah, ekosistem kewirausahaan dan akses pasar yang lebih luas, seperti ekspor.
“Kemenkop UKM sekarang ditugaskan Bapak Presiden untuk melakukan transformasi, termasuk koperasi," ungkapnya.
Pihaknya pun diminta mengevaluasi seluruh pembiayaan UMKM. Sehingga, kemudahan akses yang diberikan bukan hanya modal kerja, namun juga modal investasi.(OL-11)
Kemampuan yang dimiliki itu dapat diasah sehingga mampu berpartisipasi dalam upaya peningkatan ekonomi di daerah, bahkan nasional.
Perekonomian NTB menjadi bergairah dengan adanya Fornas kali ini.
SEJUMLAH pasal yang mengatur berbagai aspek terkait tembakau pada PP Nomor 28 Tahun 2024 menuai kritik. Aturan ini dinilai berdampak negatif terhadap industri dan petani dalam negeri,
KOTA Batu tak hanya lekat dengan suguhan pemandangan alam, kabut, dan kesejukan udara, tetapi juga hamparan perbukitan dan perkebunan milik warga hadir memanjakan mata.
PEMERINTAH dinilai perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan Over Dimension Overloading (ODOL) serta mencari solusi yang komprehensif dan berkelanjutan,
EFEKTIVITAS Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebagai instrumen peningkatan daya beli masyarakat kembali dipertanyakan. Sebab program tersebut tidak memberikan kontribusi signifikan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved