Kamis 10 September 2020, 06:00 WIB

Implementasi Harga Gas US$6/Mmbtu Beri Dampak Positif

RO/E-2 | Ekonomi
Implementasi Harga Gas US$6/Mmbtu Beri Dampak Positif

ANTARA FOTO/HO/Humas PGN
Faris Aziz, Direktur Komersial PGN.

 

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai bagian dari holding migas PT Pertamina (Persero) dan perannya sebagai subholding gas terus berupaya menyelesaikan realisasi harga gas US$6/mmbtu sesuai dengan Kepmen ESDM 89.K/2020 kepada seluruh pelanggan yang termasuk dalam tujuh sektor industri tertentu.

Direktur Komersial PGN Faris Aziz mengungkapkan, per Agustus 2020, PGN telah mengimplementasikan Kepmen ESDM 89.K/2020 secara proporsional ke 173 dari 189 pelanggan di wilayah Medan, Dumai, Batam, Jawa bagian barat (JBB), dan Jawa bagian timur (JBT). Realisasi alokasi gas yang disalurkan pada industri tersebut kurang lebih sebesar 270 BBTUD dari 380 BBTUD.

Faris mengungkapkan, implementasi harga gas US$6/mmbtu telah menunjukkan dampak positif pada sektor industri penerima manfaat. Saat ini, hampir semua pelanggan sektor industri yang diatur Kepmen ESDM 89.K/2020, pada semester II 2020 mulai rebound setelah adanya relaksasi dari pemerintah untuk menggerakkan roda ekonomi.

“Sektor industri yang menunjukkan pertumbuhan realisasi semester I 2020 jika dibandingkan dengan reali­sasi periode yang sama pada 2019 adalah sektor industri kaca, oleokimia, dan sarung tangan karet. Bahkan di Agustus 2020, industri keramik dan kaca memperlihatkan pertumbuhan penyerapan volume gas yang cukup signifikan,” jelasnya.

Berdasarkan proporsinya, volume gas yang disalurkan meliputi industri baja sebanyak 9,2%, kaca (15,4%), keramik (25,4%), oleokimia (9,8%), petrokimia (20,8%), pupuk (18,9%), dan sarung tangan karet (0,5%).

Kepada sisa pelanggan yang belum mendapatkan implementasi Kepmen ESDM 89.K/2020, seiring dengan proses penyelesaian Letter of Agreement (LoA) dengan produsen hulu/KKKS yang masih berjalan, PGN akan segera melaksanakannya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Perlu diperhatikan bahwa implementasi harga gas US$6/mmbtu kepada pelanggan hilir sesuai daftar di Kepmen ESDM 89.K/2020 dilaksanakan setelah penyelesaian pe­nandatanganan seluruh LoA dengan produsen hulu/KKKS. LoA dengan pemasok di hulu yang sedang dalam tahap penyelesaian, yakni dengan Triangle Pase Inc (TPI) akan digunakan untuk pemenuhan pasokan gas di wilayah Medan dengan volume kurang lebih 2 BBTUD,” jelas Faris. (RO/E-2)

 

Baca Juga

Antara/Hafidz Mubarak A

Erick Diharapkan Bawa Ekonomi Syariah Hingga Skala UMKM

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 23:44 WIB
Masyarakat umum akhirnya bisa melihat dan merasakan manfaat pembiayaan dari perekonomian syariah...
Dok.. Pribadi

Lebak Bulus Masih Jadi Magnet Kembangkan Hunian Sehat

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 23:41 WIB
"Kualitas udara di Lebak Bulus bahkan cenderung seperti di Bogor, karena masih banyaknya pepohonan yang sangat membantu menurunkan...
Ist

Musim Hujan, Ini Cara Atasi Dinding Rembes

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 23:25 WIB
Banyak kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan di rumah. Salah satunya, mengecek kembali bagian-bagian rumah dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya