Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong pemerintah agar tepat sasaran dalam penyaluran program subsidi gaji pegawai berpenghasilan di bawah Rp5 juta sebesar Rp600 ribu. Untuk itu KPK meminta Kementerian Ketenagakerjaan menerapkan prinsip kehati-hatian dan memastikan validasi data penerima bantuan.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata usai melakukan pertemuan dengan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (9/9).
Baca juga: Akhir September, Subsidi Gaji Tuntas Diterima Pekerja
"Kami berharap validasi data nanti akan diperbaiki karena sampai tahun depan rencananya 15,7 juta pegawai yang terdata kaan menerima bantuan. Kita pastikan betul-betul mereka berhak menerima subsidi upah Rp600 ribu per bulan," kata Alex.
"Kami sampaikan realisasi itu dilakukan secara bertahap batch 1, 2 dan sekarang masuk 3 masih proses untuk ceklis yang sudah divalidasi data oleh Kemnaker," kata Ida dalam konferensi pers di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2020).
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pihaknya meminta KPK untuk mendampingi penyaluran bantuan tersebut. Sesuai rencana, pemerintah menargetkan total 15,7 juta penerima subsidi gaji. Pihaknya kini terus memvalidasi data calon penerima yang bersumber dari BPJS Ketenagakerjaan.
Saat ini, imbuh Ida, penyaluran subsidi gaji dibagi menjadi empat tahap dan kini telah memasuki tahap kedua. Pada tahap pertama, sudah tersalurkan bantuan melalui Himpunan Bank Milik Megara (Himbara) sebanyak 99,6% dan bank non-Himbara sebanyak 98,7%. Untuk tahap kedua telah disalurkan melalui Bank Himbara 99,18% dan bank non-Himbara 52,07%.
"Untuk batch ketiga sedang dalam proses men-checklist. Program ini memang targetnya 15,7 juta (penerima bantuan). Ini data awal, proses berikutnya ada verifikasi dan validasi data apakah penerima ini sudah sesuai," jelasnya. (Dhk/A-1)
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesuaikan postur anggaran Transfer ke Daerah (TKD) seringkali dicap sebagai keputusan pragmatis belaka.
Pemprov DKI hanya menyesuaikan penganggaran untuk pelaksanaan program selama 10 bulan pertama tahun anggaran.
Pemprov DKI perlu memperhatikan penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan bahasa asing di sekolah-sekolah negeri maupun swasta.
tarif Transjakarta sebenarnya mencapai sekitar Rp13 ribu per penumpang, namun masyarakat hanya membayar Rp3.500 berkat subsidi besar dari pemerintah daerah.
ASUMSI makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 yang optimistis berisiko kembali mengulang deviasi antara target dan realisasi alias meleset.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved